Berita

jusuf kalla

Jusuf Kalla: Rakyat Jabar yang Tentukan Siapa yang Layak Jadi Gubenur

KAMIS, 21 FEBRUARI 2013 | 11:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Jusuf Kalla dan calon gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka membahas banyak isu dalam pertemuan sekitar 40 menit itu di kediaman mantan Wakil Presiden tersebut pagi ini.

"Kita berbincang soal kondisi nasional termasuk ekonomi. Apalagi Jabar sebagai daerah terbesar di Indonesa. Bagaimana ekonomi, buruh. Mbak Rieke bicarakan itu," ujar JK di kediamannya Jalan Brawijaya Raya No. 6 Jakarta Selatan, Kamis (21/2).

Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu menambahkan, dia sering menjalin komunikasi dengan Rieke, yang juga anggota DPR Komisi IX DPR itu terutama saat membahas soal jaminan sosial.


Mengingat hari pencoblosan sudah dekat, yaitu Minggu (24/2), Ketua Umum PMI itu berpesan agar Rieke memantapkan hati dan banyak berdoa. "Sekarang tinggal memperbaiki, berdoa dan memantapkan hati," paparnya.

Anda yakin Rieke bakal menang?

"Rakyat Jawa Barat-lah yang ditentukan," jawab JK.

Di tempat yang sama, cagub yang berpasangan dengan Teten Masduki itu mengatakan, JK pasti mendukung perubahan di Jabar. "(JK) mendukunng perubahan Jabar yang lebih baik," papar Rieke yang juga didampingi suaminya.

Apa yang dibicarakan tadi dan pertemuan sudah dijadwalkan lama?

"Baru teleponan kemarin. Saya kemarin muter-muter terus. Ada beberapa hal kita sudah bicara soal jaminan sosial yang disupport Pak JK. Luar biasa. Itu berpengaruh bukan saja bagi Jawa Barat tapi juga nasional.  Tadi juga soal industri yang harus dibangun bukan Jabar saja. Pak JK sampaikan Jabar salah satu pilihan. Ini terkait industri kantong darah, dan vaksinasi untuk kepentingan obat," jawab Rieke.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya