Berita

istimewa

Politik

Hidayat Nur Wahid Ajak Aktivis Muda Muhammadiyah Perkuat PKS

RABU, 20 FEBRUARI 2013 | 20:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka diri bagi seluruh aktivis muda Muhammadiyah jika tertarik untuk bergabung bersama memperjuangkan nilai-nilai Islam di Indonesia.

"PKS membuka diri jika aktivis muda Muhammadiyah bersedia bergabung. Saran saya, akselerasi kader Muhammadiyah dalam politik harus lebih luas dan tidak hanya dengan partai yang selama ini identik dengan mereka," ujar Ketua Fraksi PKS DPR RI Hidayat Nur Wahid saat menerima audiensi Pimpinan Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/2).

Menurut Hidayat, PKS adalah partai yang bisa dekat dengan semua kalangan termasuk Muhammadiyah dan NU. Kedekatan ini didasarkan kepentingan bersama untuk Indonesia yang lebih baik.


"Kami membuka diri terhadap semua kalangan. Dan apalagi ini pemuda yang harus peduli pada nasib bangsa. Politik bagi PKS, adalah jalur pengabdian untuk ikut memperbaiki nasib bangsa," ujar dia seperti tertulis dalam keterangan persnya.

Ketua Umum DPP IMM Razikin mengatakan silaturrahim dan audiensi dengan pimpinan Fraksi PKS DPR RI merupakan langkah organisasi kepemudaan untuk selalu mendekatkan dan menyamakan derap langkah untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di Indonesia.

Selain itu, DPP IMM juga menyampaikan undangan langsung kepada Ketua FPKS DPR RI Hidayat Nur Wahid untuk hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP IMM Tanggal 2-3 Maret mendatang. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya