Berita

andi arief/ist

Asteroid yang Jatuh di Rusia Teman Seperjalanan Asteroid 2012 DA14 yang Melintasi Indonesia

SABTU, 16 FEBRUARI 2013 | 10:06 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Dinamika Asteroid 2012 DA14 pertama kali ditangkap dinas ruang angkasa Spanyol tahun lalu. Setelah gerakannya menuju orbit semakin terlihat nyata beberapa minggu terakhir, kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana membentuk tim khusus yang bertugas memantau dan menyiapkan langkah penanganan bencana bila asteroid itu menghantam Indonesia.

Laporan terakhir dinas ruangangkasa Amerika Serikat (NASA) menyebutkan bahwa Asteroid 2012 DA14 yang berdiameter 45 meter ini telah melewati bumi dengan elevasi terendah di atas Indonesia, sekitar 27.700 kilometer.

"Sejak awal kita pantau, potensi Asteroid 2012 DA14 bertabrakan dengan bumi sangat kecil. Begitu juga potensi bertabrakan dengan satelit-satelit komunikasi yang beredar pada orbit geostasioner," ujar Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, dalam keterangan pagi tadi (Sabtu, 16/2). 


Sambung Andi Arief, yang sempat membuat khawatir tim khusus ini adalah gerakan "teman seperjalanan" Asteroid 2012 DA14 yang ukurannya lebih kecil, sekitar 5 sampai 10 meter, namun memiliki elevasi lintasan yang lebih dekat dengan bumi, yakni antara 10 ribu hingga 15 ribu kilometer.

Asteroid inilah yang jatuh di Chelyabinskaya, Rusia, hanya beberapa jam sebelum Asteroid 2012 DA14 melintasi angkasa Indonesia.

"Kejadian di Rusia mungkin saja terjadi di setiap lintasan yang dilalui asteroid.  Ini adalah pelajaran bersama bahwa potensi bencana termasuk dari luar angkasa benar adanya," demikian Andi Arief. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya