Berita

daming sunusi/rmol

Politik

Resmi, Demokrat Tolak Daming Sunusi Jadi Hakim Agung

SELASA, 15 JANUARI 2013 | 16:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fraksi Partai Demokrat DPR RI dengan tegas menolak M. Daming Sanusi sebagai hakim agung. Partai Berlambang bintang mercy menilai Daming belum layak jadi hakim agung karena tidak bisa mengontrol diri atas kelakarnya yang menyesatkan soal pemerkosaan.

"Rapat Pimpinan Fraksi Partai Demokrat, hari ini menolak M Daming Sanusi utk menjadi Hakim Agung," kata Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Gondo Raditiyo Gambiro di Jakarta, Selasa (15/1).

Ia katakan, kelakar Daming soal pemerkosaan mengoyak rasa keadilan bagi masyarakat, apalagi khususnya terhadap kaum hawa. Apalagi, kelakar itu dilontarkan oleh seorang hakim yang  mencalonkan kembali sebagai hakim agung.

"Kami menganggap yang bersangkatan belum bisa mengontrol diri untuk liat konteks, keadaan dan keadilan," kata Gambiro.

Seperti diketahui, M Daming Sanusi dalam fit and proper test di hadapan Komisi III DPR mengatakan korban perkosaan tidak perlu diihukum mati karena baik yang memperkosa dan yang diperkosa sama-sama menikmati.

Dalam kesan santai, pendapat Daming tersebut disambut tertawa oleh sebagian anggota komisi III.

"Kami menganggap canda sesuatu yang tak bisa melihat tempat dan situasi," tegas Gambiro. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya