Berita

roy suryo/ist

Politik

PSSI VS KPSI

Roy Suryo Segera Panggil Arifin Panigoro dan Nirwan Bakrie

SENIN, 14 JANUARI 2013 | 19:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) terpilih, Roy Suryo Notodiprojo, berjanji segera menemui pimpinan kompetisi sepakbola di tanah air, yakni Arifin Panigoro dari Persatuan Sepakbola  Seluruh Indonesia (PSSI), dan Nirwan Bakrie dari Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI).

"Dualisme persepakbolaan harus segera diselesaikan. Kemenpora nanti akan memutuskan apakah akan memilih salah satu antara PSSI atau KPSI, atau mungkin tidak memilih kedua-duanya," kata Roy kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (14/1).

Ahli telematika ini berjanji akan menyelesaikan permasalahan dualisme di tubuh sepakbola Indonesia agar terhindar dari sanksi yang diberikan oleh FIFA selaku induk organisasi sepakbola dunia.


"Jangan sampai kena sanksi oleh FIFA. FIFA kasih target sebelum 16 Maret 2014. Jadi, saya mau selesai sebelum 16 Maret," jelasnya.

Untuk menyelamatkan persepakbolaan Indonesia ujar Roy, pemerintah harus memiliki keberanian dan tegas dalam mengambil keputusan.

"Kuncinya hanya satu. Pemerintah harus punya keberanian dan ketegasan," paparnya.

Pihaknya tidak akan takut dituntut apa bila ada salah satu dari penyelenggara sepakbola nasional itu ingin menuntut dirinya.

"Saya tidak takut dituntut. Karena dalam olahraga tidak ada perdata atau pidana. Jadi saya tidak takut dituntut," pungkas pakar IT ini. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya