Berita

ilustrasi

Politik

Ada Calon Hakim Agung yang Pro Hukuman Mati

SENIN, 14 JANUARI 2013 | 11:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Selama tiga hari ke depan (Senin, 14/1 sampai Rabu, 16/1) Komisi III DPR menyeleksi 12 dari 24 calon Hakim Agung.

Untuk hari ini, ada enam calon Hakim Agung yang ikuti fit and proper test. Mereka adalah Desnayeti M, Muhammad Daming Sanusi, Burhan Dahlan, Heru Iriani, Made Rawa Aryawan dan Ohan Burhanudin.

Untuk besok, sesudah melaksanakan Sidang Paripurna, Komisi III akan menguji empat orang lagi, yaitu Wahidin, James Butar Butar, Amriddin dan I Gustu Agung Sumanatha. Dilanjutkan pada hari Rabu menguji dua orang, yaitu Anna Samiyati dan Syarifuddin, dan dilanjutkan pemilihan dan penetapan calon Hakim Agung.


Kemudian gelombang selanjutnya akan dimulai Kamis (17/1) sehingga diharapkan pekan ini Komisi III dapat menyelesaikan seleksi.

Uji kelayakan hari ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III, Buchori Yusuf, didampingi Ketua Komisi III, Gede Pasek, dan Wakil Ketua Komisi III, Aziz Syamsuddin. Sekarang ini, seleksi fit and proper test pada Desnayeti (hakim Pengadilan Tinggi Padang) sedang berlangsung. Dalam kesempatan ini, Desnayeti mengungkapkan, secara peribadi dirinya setuju dengan sanksi hukuman mati.

"Secara pribadi saya sepandapat dengan hukuman mati. Ini perlu, apalagi saya seorang Muslim. Saya bukan anti hukuman mati," ujar Desnayeti di hadapan anggota Komisi III.

Hal ini menjawab pertanyaan dari anggota Fraksi PAN Andi Azhar yang menanyakan jenis hukuman itu kepada pelaku pemerkosaan, pengedar narkoba dan pelaku korupsi.

"Selama menjadi hakim, saya sudah dua kali menjatuhkan hukuman mati," ungkap Desnayeti. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya