Berita

gede pasek/ist

Gede Pasek Akan Senang Hati Serahkan Jabatan Ketua Komisi III ke Ruhut Sitompul

RABU, 09 JANUARI 2013 | 15:07 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Demokrat semakin retak akibat kasus korupsi yang merasuki tubuh struktur pengurus mereka.

Kasus korupsi proyek Hambalang yang paling kuat menyeret beberapa nama kader inti DPP Demokrat. Bekas Wasekjen DPP Demokrat, Angelina Sondakh, sudah duduk sebagai pesakitan.

Kemudian ada beberapa nama lain yang santer dikabarkan terlibat, salah satunya adalah Ketua DPP Demokrat bidang Komunikasi Publik, Gede Pasek, yang kemarin diperiksa beberapa jam oleh penyidik KPK terkait kasus Hambalang.


Bekas pengurus DPP Demokrat, Ruhut Sitompul, bersuara lantang. Konsisten dengan sikapnya meminta semua kader Demokrat yang diduga terlibat korupsi untuk mundur atau nonaktif dari parpol, dia pun tegas mendesak Pasek mundur dari jabatan Ketua Komisi III DPR dan keanggotaan Partai Demokrat.

Gede Pasek yang dihubungi wartawan untuk menjawab tuntutan Ruhut, menjawab dengan lagak santai.

"Saya sih tahunya bekerja. Soal lainnya urusan Tuhan," ujar Pasek, Rabu (9/1).

Pasek malah menyerang balik Ruhut. Anggota Komisi III DPR yang disebut sebagai seniornya itu sudah sejak lama menginginkan kursi Ketua Komisi III.

Kata Pasek, kalau Ruhut terus ngotot meminta dirinya mundur, dia menyarankan Ruhut menyampaikan langsung ke pimpinan Fraksi atau DPP Partai Demokrat.

"Nanti kalau dikabulkan, dengan senang hati saya akan serahkan (jabatan Ketua Komisi III). Dengan demikian saya ada waktu lebih banyak untuk ketemu anak-anak dan istri saya," pungkasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya