Berita

yusril ihza mahendra/ist

Politik

Yusril Ihza Mahendra: Bukankah Kantor Golkar Milik Negara?

SELASA, 08 JANUARI 2013 | 01:01 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) jadi bulan-bulanan partai politik baru dan non parlemen yang disebut-sebut tidak akan diloloskan dalam tahap verifikasi faktual.

Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menuding KPU berlaku tidak adil dan memberikan pemihakan kepada parpol besar yang kini punya kursi di Parlemen.

"Kantor DPP Partai Golkar di Slipi itu milik siapa? Setahu saya, itu milik negara. Itu aset milik Sekretariat Negara," kata Yusril memperkuat argumentasinya dalam rapat rekapitulasi hasil verifikasi faktual sekaligus penetapan parpol peserta pemilu 2014 di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin malam (7/1).


Aturan pemilu tegas mengatur bahwa syarat sekretariat partai politik menempati gedung milik sendiri, pinjam pakai atau sewa. Kalau menyalahi berarti tidak bisa lolos dan jadi peserta pemilu.

"Nah ini kapan (Partai Golkar) menyewa, coba buktikan? Semua aset negara harus terdaftar di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Setneg tidak bisa menyewakannya. Kalau pinjam pakai, apakah boleh aset negara digunakan oleh partai politik?" tanya Yusril disambut riuh gaduh kader parpol non parlemen mengiyakan pernyataan Yusril. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya