Berita

fadli zon/ist

Politik

Fadli Zon: Ada Faksi-faksi, Tapi Gerindra Tidak Pecah!

JUMAT, 21 DESEMBER 2012 | 13:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Gerindra dihantam gosip perpecahan internal. Lagi-lagi, akun twitter anonim TrioMacan2000 yang berkicau soal informasi yang diklaim A1 dari mulut para petinggi Gerindra sendiri.

Si empunya akun menggambarkan Gerindra yang dikelola bak toko kelontong sedang hancur-hancuran didera konflik internal.

Bahkan, TrioMacan2000 terang-terangan menyebut nama-nama tokoh yang bertarung dan faksi-faksi di mana mereka-mereka yang disebut berada di dalamnya.


Pendiri Gerindra, Prabowo Subianto, diinformasikan sedang dekat dengan seorang kadernya bernama Sugiono dari Faksi Taruna Nusantara yang mendominasi. Sugiono adalah anak angkat Prabowo, lulusan Taruna Nusantara dan Akmil.

Sugiono inilah yang menjadi "pembisik maut" Prabowo hingga mengalahkan pengaruh adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, yang sebelumnya punya pengaruh kuat dan juga punya faksi sendiri.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menanggapi gosip dari jejaring sosial itu dengan ringan.

"Saya tahu, yang di twitter itu kan?" ucapnya, ketika dihubungi lewat telepon, Jumat siang (21/12).

Nama Fadli sendiri disebut oleh TrioMacan2000 sebagai sosok petinggi yang tidak leluasa bergerak mengendalikan partai bersama Ketua Umum, Suhardi, karena peran Prabowo yang begitu besar.

"Kalau perbedaan pendapat di partai manapun ada," ucapnya.

Benarkah ada faksi-faksi yang bertarung di dalam Gerindra?


"Tiap partai punya faksi, mana ada partai yang ngga ada faksinya. Perpecahan di kami tidak ada, sejauh ini masih wajar dan saya kira banyak hal yang diisukan itu tidak bisa terkonfirmasi," jelasnya.

Dia tegaskan, di tiap partai selalu ada faksi. Perbedaan itu biasa di dalam parpol termasuk Gerindra.

"Sejauh ini saya kira memang tiap partai punya kelemahan dan kekuatan. Punya masalah masing-masing. Tolong garisbawahi bahwa Gerindra tidak pecah," tegasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya