Berita

Epy Kusnandar bersama istrinya dan ahli pengobatan herbal, Jeng Ana (kiri).

Blitz

Epy Kusnandar, Bebas Dari Vonis Dokter

SELASA, 11 DESEMBER 2012 | 08:57 WIB

Semula Epy Kusnandar divonis mengidap kanker otak yang sulit disembuhkan. Sudah beberapa kali berobat ke dokter, tidak juga membaik. Bahkan, Epy mendapat kabar tidak berumur panjang. Namun, setelah memilih pengobatan alternatif kepada Jeng Ana, kondisi kesehatan Epy membaik. Epy pun kembali bisa beraktivitas di panggung hiburan.

Jeng Ana, yang mengurusi pengobatan pria peraih Piala Vidia 2012 ini, disebutnya sebagai pembuka jalan hidup barunya setelah sempat terbentur dengan berbagai masalah dalam mengatasi pengobatannya tersebut.

"Dua tahun lalu, saya baru ketemu Jeng Ana dan menemukan keajaiban. Saya merasa mentok untuk mencari pengobatan, mulai mukanya yang kusam, kurus, mau kerja juga bingung, pikiran saya tidak menentu. Jeng Ana membuka jalan hidup baru, memberi kesembuhan," papar Epy, ditemui di studio Jak TV, Jakarta, Minggu (9/12).


Sementara, Jeng Ana, yang belakangan diberi julukan ratu herbal, menyatakan bahwa benjolan tumor besar di otak Epy, kini tinggal penipisan saja. "Hanya titik. Menurut dokter sudah 95 persen sembuh. Tidak ada perasaan pusing lagi di kepalanya," katanya.

"Nanti akan ada pemeriksaan lagi, rontgen, untuk memastikan kesembuhan Kang Epi," Jeng Ana, menambahkan.

Peraih Piala Vidia 2012 melalui FTV berjudul Maaf Lebaran Ini Kami Tidak Pulang tersebut mengungkapkan, dulu, keseimbangannya sering hilang tanpa disadarinya. "Tiba-tiba blank pandangan saya, dan jalannya oleh," tuturnya.

"Sekarang semua sudah hilang. Tapi sekarang masih tetap minum vitamin dan suplemen obat herbal, menjaga pola makan, gaya hidup, dan memperbanyak tidur," demikian Epy.  [wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya