Berita

rachmamawati

Hanya Rachmawati dan Surya Paloh yang Bawa Pemikiran Baru

KAMIS, 06 DESEMBER 2012 | 07:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia ke depan harus dipimpin tokoh yang membawa pemikiran baru. Diharapkan, tokoh-tokoh seperti inilah yang muncul pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

Hal itu sudah menjadi keyakinan Partai Pelopor.

"Kalau untuk Partai Pelopor, yang penting itu munculnya tokoh dengan pemikiran alternatif. Jadi kalau tokoh itu-itu saja, tanpa membawa pemikiran alternatif, itu percuma," ujar Sekjen Partai Pelopor Ristiyanto kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 5/12).

Menurutnya, hanya ada dua tokoh saat ini yang membawa pemikiran baru.

"Suka atau tidak, ada dua tokoh yang membawa pemikiran baru.Yaitu Bu Rachma dan Pak Surya Paloh. Karena dua tokoh ini mempunyai pemikiran alternatif untuk membawa Indonesia ke depan untuk kembali ke jati diri bangsa," ungkapnya.

Pemikiran itu sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan para pemikiran founding father, terutama Bung Karno. Yaitu, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya. "Dua tokoh yang sering membicarakan tentang itu, yaitu Bu Rachma dan Surya Paloh," katanya lagi.

Apakah itu artinya Partai Pelopor dan Nasdem sudah sepakat untuk menduetkan dua tokoh ini?

"Saya melihat sebagai wacana untuk melahirkan pemimpin baru dengan pemikiran baru, kenapa tidak," jawabnya.

Seperti diketahui, Partai Pelopor resmi bergabung dengan Partai Nasdem setelah pendirinya, Rachmawati Soekarnoputri, disahkan menjadi anggota Dewan Pembina Partai Nasdem beberapa pekan lalu di Bandung. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya