Berita

gories mere

Pengganti Jenderal Gories Mere Harus Dorong Eksekusi Mati 53 Bandar Narkoba

RABU, 05 DESEMBER 2012 | 12:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Badan Narkotika Nasional (BNN) harus dipimpin figur yang tegas dan berkomitmen dalam pemberantasan narkoba. Kepala BNN mendatang juga harus mampu mewujudkan target pemerintah bahwa 2015 Indonesia bebas narkoba.

Demikian dikatakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S. Pane kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 5/12) saat ditanya apa kriteria Kepala BNN pengganti Komjen Gories Mere yang resmi pensium per 1 Desember 2012 lalu.

"Selain itu, Kepala BNN yang baru harus berani mendesak pemerintah agar segera mengeksekusi 53 bandar narkoba yang sudah menjadi terpidana mati. Eksekusi terhadap mereka bisa menjadi terapi kejut dan efek jera bagi bandar lain," jelas Neta.

Menurut Neta, sepanjang 53 bandar narkoba itu belum dieksekusi, Indonesia akan menjadi bulan-bulanan bandar narkoba.

"Terbukti beberapa di antaranya masih menjalankan bisnis narkoba dari LP dan para bandar luar negeri akan makin nekat masuk ke Indonesia karena hukum disini tidak jelas dan bisa diperjualbelikan," imbuh Neta.

Tapi siapa yang pas untuk jadi Kepala BNN?

"Seharusnya (jendera polisi) bintang dua yang muda dan yang punya komitmen perang terhadap narkoba. Kalau siapa namanya, IPW tidak bisa menyebutkan, khawatir akan dituding sebagai pesan sponsor," dalih Neta. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya