Berita

boediono

Ratusan Aktivis KAMMI: Tangkap Boediono atau Abraham Samad Cs Mundur!

SELASA, 04 DESEMBER 2012 | 14:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekitar 200 aktivis mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) saat ini sedang berunjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi di Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Selasa, 4/12).

Aktivis KAMMI ini berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Banten, dan Bandung. Juga ada perwakilan dari beberapa daerah, seperti Aceh dan Makassar.

Ada tiga tuntutan aktivis KAMMI dalam aksi ini. Pertama, mereka mendesak KPK segera menuntaskan berbagai kasus korupsi yang ada di Indonesia. Kedua, menuntut KPK berani menahan Boediono, mantan Gubernur Bank Indonesia terkait kasus bailout Bank Century. Ketiga, mereka mendesak Ketua KPK Abraham Samad dan pimpinan lainnya untuk mundur jika tidak bisa menjerat Wakil Presiden itu sampai pada akhir Desember, bulan ini.

"Kewenangan sekarang ada pada KPK. Jangan lempar-lempar lagi. Tinggal berani atau tidak. Fakta-fakta (keterlibatan Boediono) sudah jelas," ungkap Dindin, Ketua KAMMI Megapolitan kepada Rakyat Merdeka Online.

Fakta yang ia maksud adalah temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Timwas Century DPR soal adanya penyalahgunaan wewenang yang menimbulkan kerugian negara dalam penggelontoran dana talangan kepada bank yang kini bernama Bank Mutiara itu. "Dan termasuk penetapan dua tersangka itu," jelasnya.

Dalam kasus Century, KPK sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Yaitu Budi Mulia, mantan Deputi bidang IV Pengelolaan Moneter Devisa BI dan Siti Ch. Fadjriah, mantan Deputi bidang V Pengawasan BI. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya