Berita

KEMELUT PARTAI NASDEM

Prof. Soleh Solehuddin: Kabar Perpecahan Surya Paloh dan Harry Tanoesoedibjo Terlalu Dibesar-besarkan

SELASA, 04 DESEMBER 2012 | 08:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Setelah Sekjen DPP Partai Nasdem Ahmad Rofiq dan Corporate Secretary MNC Arya Sinulingga, giliran anggota Dewan Pembina DPP Partai Nasdem Prof. Soleh Solehuddin yang membantah kabar Surya Paloh dan Hary Tanoesoedibjo pecah kongsi alias hubungannya tidak harmonis lagi.

"Saya kira tidak terjadi itu apa istilahnya pecah kongsi, macam-macam. Menurut saya itu terlalu dibesar-besarkan," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Menurut mantan Rektor Institut Pertanian Bogor ini, Hary Tanoe, sebagai Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem, punya tugas dan fungsi yang pada prinsipnya mendukung aktifitas partai, baik pemikiran, maupun hal-hal lain yang ada kaitan dengan kebutuhan-kebutuhan sebuah partai baru yang sedang berkembang.

Sementara Surya Paloh, sebagai Ketua Majelis Nasional DPP Partai Nasdem, tidak ada kekhawatiran terhadap apa yang dilakukan oleh Hary Tanoe selama ini.

"Karena beliau (Surya Paloh) menyadari saat ini saatnya semua potensi yang ada dalam tubuh partai harus dipersatukan. Kita jangan sampai, katakanlah partai yang sedang naik daun begini, justru banyak dipoliticking oleh pihak-pihak luar. Itu pandangan saya," ungkapnya.

Karena itu mantan Menteri Pertanian ini menegaskan, bahwa jajaran partainya di internal solid, tidak ada masalah.

"Bahwa ada perbendaan pandangan di rapat, saya kira itu dinamika dimanapun ada. Tapi tidak melebar sampai pertentangan antara beliau dengan Pak HT. Tidak ada itu," tepis Ketua Ormas Nasional Demokrat Jawa Barat ini lagi. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya