Berita

hatta rajasa

Bappilu PAN: Hatta Rajasa Dikenal Sebagai Tokoh Berpengalaman

SENIN, 03 DESEMBER 2012 | 11:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut gembira hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) November 2012 yang sang ketua umum partai itu, Hatta Rajasa, pada posisi ketiga.

Dalam survei itu, elektabilitas Hatta disebutkan 8,65 persen, di bawah Jusuf Kalla (14,32 persen) dan Prabnowo Subianto (12,58 persen).

Menurut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PAN Viva Yoga Mauladi hal ini memperlihatan masyarakat Indonesia semakin rasional.

  “Artinya, masyarakat saat ini sudah sangat cerdas dan rasional untuk memilih pemimpinnya berdasarkan kemampuan dan integritas dari sejumlah tokoh yang namanya sudah dimunculkan untuk bertarung pada Pilpres 2014 mendatang. Begitu juga dengan peta politik Indonesia sakarang,” kata Viva dalam keterangan yang diterima redaksi.

  Direktur Puskaptis Husin Yazid mengatakan bahwa saat ini masyarakat merindukan pemimpin yang populis, cepat, tegas dan cekatan. Hatta Rajasa dianggap sebagai salah seorang dari tokoh yang masuk kriteria itu.

  “Hatta layak hukum dan layak pasar. Layak hukum karena ketua partai, sesuai UU yang mengatur capres dan cawapres harus diusung partai politik. Sedangkan layak pasar adalah calon memiliki nilai jual di masyarakat, maksudnya dikenal dan disukai publik,” kata Yazid lagi.

  Dalam survei lain yang dilakukan Indonesian Network Elections Survey (INES) Hatta menjadi tokoh non-Jawa dengan elektabilitas tertinggi (28,6 persen) di atas Jusuf Kalla (20,2 persen). Namun secara keseluruhan, Hatta berada di peringkat ketiga (11,3 persen) di bawah Prabowo Subianto (19,8 persen) dan Megawati Soekarnoputri (13,16 persen). [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya