Berita

PARTAI NASDEM

SP dan HT Sama-sama Berkorban...

SENIN, 03 DESEMBER 2012 | 05:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Isu perpecahan Partai Nasdem semakin santer dibicarakan banyak kalangan. Disebutkan Ketua Dewan Pakar partai itu, Hary Tanoesoedibjo mulai bersiap-siap untuk angkat kaki meninggalkan partai yang bermarkas di Gondangdia, Jakarta, ini. Adapun Ketua Majelis Nasional Surya Paloh tengah mendekati tokoh-tokoh lain untuk membicarakam berbagai kemungkinan menjelang dan setelah Pemilu 2014.

Tokoh lain di dalam partai yang diharapkan bisa menjadi penengah di antara kedua pengusaha itu adalah Sekretaris Majels Nasional Jeffrie Geovanie. Tetapi kelihatannya Jeffrie Geovanie yang mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu lebih berpihak kepada Hary Tanoesoedibjo yang bos media MNC Group ketimbang Surya Paloh yang bos MetroTV dan Media Indonesia.

Padahal saat keduanya masih di Golkar, hubungan Surya Paloh dan Jeffrie Geovanie terbilang mesra. Bahkan Jeffrie Geovanie adalah salah satu motor utama tim Surya Paloh dalam perebutan kursi ketua umum Partai Golkar di Munas 2010.

"Itu (perpecahan Nasdem) isu murahan yang tak perlu dibesar-besarkan," ujar Seretaris Jenderal Partai Nasdem Ahmad Rofiq kepada Rakyat Merdeka Online beberapa waktu lalu.

Mantan Sekjen Partai Matahari Bangsa (PMB) itu menegaskan, tidak ada pertentangan atau perbedaan diantara Surya Paloh dan Hary Tanoesoedibjo.

"Semua baik-baik saja. Sudah sewajarnya bagi siapa saja untuk sama-sama berkorban demi kebesaran Partai Nasdem. SP berkorban, HT berkorban. Pengurus lainnya juga berkorban," demikian Rofiq. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya