adhie massardi
adhie massardi
Heru tidak mengikuti langsung dialog panas antara Sutan Bhatoegana dan mantan jurbicara presiden, Adhie Massardi di gedung DPD RI yang akhirnya melahirkan polemik itu. Tetapi dia percaya bahwa reaksi Sutan Bhatoegana jadi demikian karena Adhie Massardi memfitnah Presiden SBY dengan mengatakan bahwa gelar kehormatan dari Ratu Inggris didapat karena SBY menyerahkan LNG Tangguh kepada Inggris. Juga karena Adhie Massardi mengatakan bahwa pembubaran BP Migas merupakan bukti bahwa selama ini SBY melindungi koruptor dan mafia migas.
"Kalau pernyataan-pernyataan AM (Adhie Massardi) benar seperti itu, adalah sebuah perbuatan gegabah yang sepantasnya dimintakan pertanggung jawabannya. Persoalannya sekarang sosok seperti AM ini terbiasa untuk berani mempertanggung jawabkan perkataannya atau tidak. Apakah AM tidak sebaiknya bertanya mengapa, kepada siapa saja yang dulu membentuk dan menyetujui melahirkan BP Migas?" ujar Heru Lelono.
Dia juga menyarankan Adhie Massardi bertanya langsung kepada Ratu Inggris, apakah benar SBY meminta gelar kehormatan itu. Dia menegaskan, inisiatif pemberian gelar itu datang dari Ratu Inggris.
"Bertanya langsung seperti ini jauh lebih kesatria, daripada bicara menuduh tanpa bisa dibuktikan. Sutan Bhatoegana dengan segala khilaf karena terbakar emosi dengan berani bersedia meminta maaf kepada keluarga Presiden Abdurahman Wahid. Sebuah tindakan kesatria," kata dia lagi.
Heru menambahkan dirinya menunggu sikap ksatria Adhie Massardi untuk menyampaikan permintaan maaf kepada SBY.
"Indonesia memerlukan semakin banyak komponen yang jujur, yang ksatria. Indonesia tidak membutuhkan komponen bangsa yang hanya mengumbar permusuhan diantara anak bangsa. Drama ini adalah tambahan pendidikan berpolitik yang baik," demikian. Heru Lelono. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
UPDATE
Rabu, 15 April 2026 | 01:59
Rabu, 15 April 2026 | 01:41
Rabu, 15 April 2026 | 01:13
Rabu, 15 April 2026 | 00:58
Rabu, 15 April 2026 | 00:35
Rabu, 15 April 2026 | 00:06
Selasa, 14 April 2026 | 23:55
Selasa, 14 April 2026 | 23:37
Selasa, 14 April 2026 | 23:12
Selasa, 14 April 2026 | 22:48