razman arif nasution
razman arif nasution
"Saya mengamati apa yang dilakukan LSI ini sesuatu yang baik. Tapi, dari figur-figur yang dinilai lulus atau mendapat scoring di atas 60, ada yang perlu dikritisi," ujar Direktur Eksekutif Indonesian Constitutional Watch (Icon) Razman Arif Nasution kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 30/11).
Misalnya, Razman mempertanyakan kenapa tokoh yang selama ini dikenal tidak berpikiran plural, tapi mendapat scoring di atas 60 untuk kategori mampu berdiri di atas semua kelompok atau golongan.
"Jadi ada pertanyaan saya disitu. Seorang figur yang mengusung salah satu agama dalam misi politknya dikategorikan sebagai orang yang berpikiran heterogen," ungkapnya tanpa mau merinci siapa tokoh tersebut.
Sebaliknya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dinilai tidak lolos dalam kategori tersebut. Menurutnya, untuk kategori itu, Aburizal Bakrie mestinya lolos atau mendapat nilai di atas 60. "Wong partainya saja (Golkar) heterogen kok," ungkap bekas anggota DPRD dua periode di Sumatera Utara ini.
Razman juga tidak tahu apakah kriteria yang digunakan para responden dalam menilai seseorang mampu memimpin negara dan pemerintahan. Dia menyontohkan, sosok Sri Mulyani, yang dalam dalam kategori itu berada di urutan ketiga dengan nilai 71. Karena menurutnya, mantan Menteri Keuangan ini juga bermasalah saat duduk di pemerintahan. Dan sampai sekarang disebut-sebut terlibat dalam kasus bailout Bank Century.
Karena itu, supaya tidak menimbulkan kecurigaan, menurut Razman, sebaiknya dibuka identitas semua responden LSI tersebut. Karena, dari 223 opinion leader yang digunakan LSI sebagai responden, hanya 178 orang yang bersedia dipublikasikan namanya.
"Tolong disebutkan semuanya. Supaya tidak ada kecurigaan. Kredibilitas profesor juga kan ada yang dipertanyakan. LSI jangan sampai seperti lembaga-lembaga survei yang lain, kerap tidak sesuai dengan kenyataan," katanya mengingatkan.
Tapi yang jelas, sambung Razman menambahkan, sampai saat ini hanya quick count atau hitung cepat, produk lembaga survei yang dapat dipertanggungjawabkan. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Selasa, 07 April 2026 | 11:04
UPDATE
Rabu, 15 April 2026 | 01:59
Rabu, 15 April 2026 | 01:41
Rabu, 15 April 2026 | 01:13
Rabu, 15 April 2026 | 00:58
Rabu, 15 April 2026 | 00:35
Rabu, 15 April 2026 | 00:06
Selasa, 14 April 2026 | 23:55
Selasa, 14 April 2026 | 23:37
Selasa, 14 April 2026 | 23:12
Selasa, 14 April 2026 | 22:48