Berita

logo petronas

VIDEO SUPORTER MALAYSIA

Perusahaan Malaysia di Indonesia Terancam Ditutup

JUMAT, 30 NOVEMBER 2012 | 11:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Masyarakat Indonesia geram melihat tingkah polah warga Malaysia.

Pasalnya, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Malaysia Sagir Alva dan beberapa suporter asal Indonesia dikeroyok oleh suporter Malaysia usai pertandingan Timnas Sepakbola Indonesia Vs Singapura, di stadion Bukit Jalil Malaysia, kemarin (Rabu, 28/11).

"Ini membuktikan bahwa rakyat Malaysia tidak cerdas dan tidak menghargai Indonesia sebagai bangsa serumpun," ujar Ketua Umum DPP Jaringan Mahasiswa LIRA Indonesia (Jaring Mahali) M. Rozi (Jumat, 30/11).

Kemarahan terhadap Malaysia bertambah setelah publik Indonesia menyaksikan rekaman adegan suporter Malaysia meneriakkan yel-yel "Indonesia itu (maaf, red) anjing" yang awalnya beredar di Youtube. "Sungguh malu kita dengan ejekan kasar dari suporter Malaysia yang harusnnya menjadi tuan rumah yang baik," kesal Rozi.

Karena itu, Jaring Mahali meminta Pemerintah Malaysia meminta maaf kepada rakyat Indonesia. Jika tuntutan tidak dipenuhi dalam 3X24 jam, Jaring Mahali akan menutup seluruh perusahan Malaysia yang ada di Indonesia. Seperti XL, Petronas,  Proton dan lain-lain.  "Tidak hanya itu, kami Juga akan mengerahkan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jaring Mahali di daerah perbatasan (Kepri,  Kalbar dan Kaltim) untuk demo," ungkapnya.

Rozi melanjutkan, negara-negara Asia juga harus mengugat  pemerintah Malaysia karena menggunakan slogan pariwisatanya "Malaysia Truly Asia." "Dimananya 'Truly Asia' tersebut? Apa mempolitisasi olahraga dan mengejek negara lain ini karakter masyarakat Asia," katanya mempertanyakan.

Makanya pemerintah Indonesia didesak menggalang dukungan sesama negara  Asia untuk memboikot penggunaaan slogan pariwisata Malaysia itu. Tak lupa, Jaring Mahali juga mendesak Presiden SBY menuntaskan kasus pemerkosaan TKI oleh aparat Malaysia yang terjadi belum lama ini. "Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat harus menstop  penyaluran TKI ke Malaysia. Karena sesungguhnya TKI kitalah yang berkontribusi dalam pembangunan di Malaysia," tandasnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya