Berita

gus dur

Sutan Bhatoegana Tak Paham Bagi Kaum NU Gus Dur Itu Segalanya

RABU, 28 NOVEMBER 2012 | 07:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ada dua kesalahan Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana saat menyatakan bahwa mantan Ketua Umum PBNU Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur dilengserkan dari kursi Presiden pada tahun 2001 lalu karena terlibat kasus korupsi Buloggate dan Bruneigate.

Pertama, Sutan tidak mampu menyelami psikologi warga nahdliyyin yang masih traumatik dengan kejatuhan Gus Dur. Apapun harus dipahami bahwa kejatuhan Gus Dur bukan sekadar menyangkut persoalan hukum, tapi lebih dominan karena persoalan politik. Gus Dur jatuh karena kalah di parlemen.

"Ini yang tidak dipahami oleh Sutan. Nah, warga nnahdliyin masih trauma dengan pelengseran itu," ujar Sekretaris Departemen Agama DPP Partai Demokrat Mamun Murod Al-Barbasy kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 28/11).

Kedua, Sutan juga tidak mampu memahami posisi politik Gus Dur di mata warga nahdliyin. Gus Dur bagi warga nahdliyin dan beberapa elemen di luar NU itu segalanya. "Gus Dur itu pusering dunyo Nahdliyin. Ini yang tidak dipahami oleh Sutan," sambung Mamun.

Meski begitu, Mamun yakin Sutan tidak punya niat untuk melecehkan Gus Dur. Sutan hanya tanpa sadar terpancing 'provokasi' Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi yang sama-sama menjadi pembicara pada acara diskusi tentang pembubaran BP Migas Rabu lalu di gedung DPR.

"Kalau Gus Dur masih hidup, saya yakin Gus Dur akan biasa-biasa saja menyikapinya. Malah saya yakin Gus Dur akan mendoakan Sutan yang sudah keseleo lidah," imbuh penulis disertasi di Universitas Indonesia dengan judul Islam dan Negara, Studi  Elit Lokal Muhammadiyah dan NU tentang Ideologi Negara dan Syariat Islam Pasca Orde Baru ini sambil tertawa. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya