Berita

Tak Ada Sedikit pun Niat Sutan Bhatoegana Hina Gus Dur

SENIN, 26 NOVEMBER 2012 | 07:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Departemen ESDM DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana membantah telah menghina Presiden RI IV Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Nahdliyin. 

"Yang jelas tidak ada niat saya sedikitpun untuk menghina Gus Dur kecuali saya hanya membantah semua tuduh-tuduhan Saudara Adhie Massardi tentang rezim SBY yang melindungi para Koruptor Mafia Migas. Saya khawatir Bung Adhi Massardi ini memang ingin mencoba mengadu domba saya yang memang berasal dari keluarga Nahdliyin dengan para pencinta Gus Dur," ujar Sutan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 26/11).

Sutan merinci pernyataannya yang menyebut kasus Gus Dur di masa lalu dalam sebuah diskusi di DPR hanya sebagai respon pernyataan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi, yang juga jadi pembicara dalam diskusi tersebut.

Saat itu, Adhie mengatakan bahwa LNG Train 3 Tangguh sebagai bargain untuk BP Migas karena SBY diberi Pedang Kehormatan oleh pemerintah Inggris dan menyatakan bahwa pemerintahan SBY yang neo liberal dan melindungi para mafia migas yang korup. 

"Nah, ini yang saya katakan kepada Adhie bahwa jangan menuduh hal-hal yang belum tentu benar dan saya katakan bahwa ia adalah bagian dari LSM Gerakan Indonesia Bersih, mestinya punya hati yang bersih lahir batin dan jangan suka nuduh orang korup," imbuh Sutan.

Sutan melanjutkan, Adhie dalam kesempatan itu juga menuduh bahwa Komisi VII telah mengadakan rapat untuk memperkuat posisi BP Migas. "Nah, ini yang membuat saya bilang kepadanya bahwa sudah menuduh yang bukan-bukan. Saya langsung tanya kepada beliau agar bisa membuktikan pernyataannya tersebut karena saya sebagai Ketua Komisi VII tidak pernah mengadakan rapat membahas tentang penguatan BP Migas tersebut," tegasnya. 

Ditanya seperti itu, masih kata Sutan melanjutkan, Adhie tidak bisa menjawab. "Langsung saya katakan bahwa semua pemerintahan yang lalu punya masalah termasuk saat pemerintahan Gus Dur, buktinya Gus Dur juga diturunkan ditengah jalan!" kata Sutan.  

Meski begitu, Sutan menegaskan tak ada sedikitpun niat menghina Gus Dur.  "Saya sama sekali tidak ada sedikitpun untuk menghina Gus Dur. Ingat kata-kata pertama saya yaitu kita harus hormati para pemimpin kita yang terdahulu, termasuk Gus Dur. Hanya itu yang terjadi sebenarnya, mudah-mudahan bisa mengklarifikasi masalah ini agar tidak ada orang mengadu domba kita bersama," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya