Berita

sby/rmol

Politik

Presiden SBY: Kemajemukan Harus Menjadi Modal Berdemokrasi

MINGGU, 25 NOVEMBER 2012 | 15:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden SBY menegaskan, kemajemukan dan kekayaan bawaan harus dijadikan sebagai modal penting membangun demokrasi. Hal ini penting mengingat pengalaman membangun demokrasi di tengah kemajemukan tidaklah mudah.

Demikian dikatakan Presiden SBY dalam pidato puncak penutupan acara World Peace Forum (WPF) ke-4, di Istana Bogor, yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah, CDCC, dan Yayasan Cheng Ho, Minggu (25/11).

Menurut Presiden, keragaman dan kekayaan bawaan dapat menjadi berkah dan itu menjadi jalan membangun demokrasi. Tapi, katanya, jika hal itu tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi sumber konflik. "Banyak kekerasan dan perpecahan melanda negara-negara di dunia karena tidak dapat mengelola keragaman dan budaya identitas. Karena itu, kita harus terus menjaga, memupuk dan mengembangkan demokrasi berbasis multikultural," ujar presiden.

Di bagian lain, SBY juga mengatakan bahwa semua pihak harus menerima kemajemukan dan perbedaan. Belum lulus suatu masyarakat, ujarnya, jika belum mampu menerima perbedaan dan keragaman.

Presiden SBY juga mengapresiasi inisiatif kegiatan WPF yang diprakarsai Muhammadiyah ini. Tak lupa, SBY menyampaikan Selamat Milad Akbar Muhammadiyah Satu Abad yang digelar pekan lalu. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya