Berita

Jusuf Kalla

Berdayakan Ekonomi Umat, JK Jalin Kerjasama dengan Perbankan Syariah

JUMAT, 23 NOVEMBER 2012 | 11:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Untuk meningkatkan dan memberdayakan perekonomian umat, Dewan Masjid Indonesia (DMI) menjalin kerjasama dengan kalangan perbankan syariah yang tergabung dalam Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) di Jakarta, Jumat (23/11).

"Pemberdayaan ekonomi umat ini penting mengingat mayoritas rakyat Indonesia adalah muslim. Dengan basis masjid, maka potensi pemberdayaan ekonomi ini sangat besar," jelas Ketua Umum DMI, Muhammad Jusuf Kalla usai pendatanganan MoU.

Menurutnya, sektor ekonomi hanya salah satu strategi yang dilakukan DMI agar masjid makin ramai dan diminati orang, bukan hanya tempat ibadah, tapi juga disemarakkan dengan kegiatan lainnya.

"Mall bisa ramai karena ada yang bisa ditawarkan, ada beragam produk komersil termasuk perbankan. Nah, masjid juga harus ada yang bisa ditawarkan dalam hal ini bagaimana nantinya perbankan syariah dapat membuka kantor di masjid-masjid besar," papar JK.

Sementara itu Ketua Umum Asbisindo, Yuslam Fauzi menyambut baik kerjasama tersebut.

"Kalangan perbankan terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya dan perluasan praktik dan eksistensi bank syariah. Kalangan masjid penting dalam konteks sosialisasi tersebut," ujar Yuslam, yang juga Dirut Bank Syariah Mandiri itu.

Menurutnya, masalah SDM syariah masih sangat terbatas, dan karena itu pihaknya bekerjasama dengan kalangan kampus untuk membuka program perbankan syariah. Yuslam berharap kerjasama ini dapat terealisir dalam waktu dekat. Ia menekankan, yang lebih tepat bentuk kerjasamanya adalah bisnis model.

Hadir dalama pertemuan itu dari pihak DMI antara lain Sekjend DMI Imam Addaruquthni, dan ketua-ketua bidang DMI, Sofyan Djalil, Ahmad Bagdja, Mappaganti, dan Rudiantara. Sementara dari Asbisindo, di antaranya, selain Dirut BSM, juga hadir Dirut BRI Syariah. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya