Berita

aburizal bakrie

Aburizal Bakrie Belum Bicarakan Apakah akan Selesaikan Boediono Secara Politik

JUMAT, 23 NOVEMBER 2012 | 09:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie bersama jajarannya belum pernah membicarakan apakah penyelesaian kasus bailout Bank Century lewat jalur politik atau seperti saat ini, mempercayakan kepada penagak hukum.

"Karena kita minggu-minggu ini keluar terus, road show ke daerah-daerah. Kemarin baru saja ke Pelabutan Ratu, lalu melihat tempat pelelangan ikan. Ini hari ke Bangka Belitung. Jadi belum ada sama sekali pembicaraan di DPP," ujar Ketua Bidang Informasi dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar Fuad Hasan Masyhur kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 23/11).

Fuad mengakui bahwa kasus penggelontoran dana talangan Rp 6,7 T kepada Bank Century masalah serius. Tapi, dia memastikan, sebelum memutuskan apakah sebaiknya DPR menggunakan hak menyatakan pendapat (HMP) karena terkait dugaan keterlibatan Wakil Presiden Boediono dalam kasus Century saat menjadi Gubernur Bank Indonesia, pihaknya akan mendengar aspirasi semua pihak.

"Kita analisa baik-baik apa yang sesungguhnya terjadi. Kita sudah dengar hasil dari Timwas dan BPK. Kemarin kita telah disibukkan pernyataan-pernyataan dari Ketua KPK. Tentu kita harus menyikapi dengan baik. Ini kan masalah penting terkait dana yang begitu besar. Ada yang bilang untuk penyelmanatan, penyalahgunaan. Tentu hal ini harus dicermati sebaik-baiknya," jelasnya.

Kapan Golkar akan mengeluarkan keputusan?

"Nanti dalam waktu dekat, ketua umum (Aburizal) akan melihat apa yang terbaik yang harus dilakukan. Karena begitu banyak pendapat. Antara satu pakar hukum saling berbeda. Antara Pak Jimly dan Pak Yusril saja sudah berbeda. Jadi tentu, sebagai partai yang menyuarakan aspirasi masyarakat, kami harus mendalami dan tidak akan merugikan masyakarat apalagi orang per orang," tandasnya. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya