Berita

Sutiyoso

Meski Layak, Bang Yos Tak Ambisi untuk Jadi Presiden

JUMAT, 23 NOVEMBER 2012 | 08:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang saat ini menjadi Ketua Umum artai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso dinilai memiliki kriteria yang cukup untuk memimpin bangsa ini.

"Untuk mengurusi bangsa yang complicated ini, butuh sosok tegas, berani jujur, bersih dan teruji. Itu ada pada Bang Yos. Bang Yos ini luas biasa, bersahaja, terbuka dan cinta kepada bangsa ini," jelas Ketua Korwil DPN PKPI Razman Arif Nasution kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Sampai sekarang dukungan kepada Bang Yos, sapaan akrab mantan Pangdam Jaya itu, untuk maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang terus mengalir.

"Tanpa PKPI mengusung Bang Yos hari ini, rakyat sudah membuka mata kepada Bang Yos. Jadi belum ada peran partai disitu. Partai belum berbuat kepada partai. Bang Yos yang berbuat kepada partai. Tapi insyaa Allah, partai akan kita sinergikan dengan nama besar Bang Yos," jelas Razman.

Razman kembali mengungkapkan, bahwa kelebihan Bang Yos, terutama bila dibandingkan dengan capres dari militer lainnya,  adalah soal pengalaman memimpin birokrasi selama 10 tahun, saat menjadi orang nomor satu di Jakarta.

"Jadi nggak sama mengurusi senjata, yang siap komandan dengan birokrasi. Dan Bang Yos berhasil memimpin birokrasi," ungkap Razman, sambil menambahkan, meski layak, Bang Yos sebenarnya tidak berambisi untuk jadi orang nomor satu di Indonesia. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya