Berita

Sutiyoso

Bang Yos Memang Lebih Baik Dibanding Wiranto dan Prabowo!

KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 15:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dinilai pantas dan kababel untuk menjadi presiden Republik Indonesia. Selain karena berprestasi saat berkarir di militer, pria yang akrab disapa Bang Yos itu juga sudah terbukti menunjukkan kepemimpinnya saat menjadi orang nomor satu selama 10 tahun di Ibukota Jakarta.

Ketua Korwil DPN Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Razman Arif Nasution menjelaskan prestasi Sutiyoso saat menjabat Pangdam Jaya. Pada tragedi berdarah 27 Juli 1996, saat pengambilalihan paksa kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat, Sutiyoso berhasil melokalisir sehingga kerusuhan tidak merembet ke daerah lain.

"Justru bangsa Indonesia harus berterima kasih kepada Bang Yos karena berhasil melokalisir peristiwa 27 Juli agar tidak kemana-mana. Waktu itu Beliau Pangdam," ujar Razman kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 22/11).

Apalagi saat menjabat gubernur, Razman menegaskan, Sutiyoso banyak menorehkan prestasi. Salah satunya berhasil membuat Jakarta aman, termasuk pada masa reformasi 1998. Saat itu, kondisi keamanan di Indonesia, khususnya DKI Jakarta, sedang carut-marut.

"Ternyata DKI dengan kepiawan beliau yang berkomunikasi dengan baik di tingkat muspida dan aparat terkait, bisa mengamankan DKI tidak membara. Bang Yos ini memberi kenyamanan kepada wagar Jakarta. Jangan dong masalah banjir disebut tidak nyaman. Masalah kecil, seperti perampokan di jalan, dimana-mana itu terjadi, " jelasnya.

Jakarta bisa aman, kata Razman, karena Sutiyoso tegas dalam menjalankan kepemimpinannya.

"Apalagi sekelas Ibukota, seperti kata Bang Yos, seperti masuk hutan belantara. Di dalamnya ada harimau dan singa, ular dan macam-macam. Makanya perlu pemimpin yang luar biasa. Lihat saja Jokowi sudah mulai pening. Karena ternyata  jalan-jalan satu bulan hasilnya tetap saja banjir," ungkap Razman.

Tak hanya itu, masih kata Razman, Sutiyoso satu-satunya kepala daerah yang pernah berhubungan dengan lima kepala negara. Mulai dari Soeharto hingga SBY. Sebagai kepala daerah khusus yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden, Sutiyoso bisa membangun kerja sama dengan komunikasi semua presiden tersebut termasuk pada masa SBY.

"Beliau itu senior SBY. (Saat) Beliau (menjabat) Pangdam, SBY Kasdam. Tapi beliau bisa menempatkan, senior adalah senior tapi urusan pemerintahan dia (Sutiyoso) hormat (pada SBY).  Makanya masa jabatan Bang Yos berakhir dengan aman dan tanpa masalah. Dan terbukti tidak ada terbelit kasus," urainya.

Karena itu Razman sepakat dengan penialian pakar politik UI Iberamsyah bahwa Sutiyoso lebih pantas memimpin negeri ini ketimbang mantan Danjen Kopassus Prabowo Suboanto dan dan mantan Pangab Wiranto. "Beliau tidak hanya bisa memimpin prajurit, tapi berhasil memimpin birokrasi selama 10 tahun. Itu tidak gampang," tandas Razman. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya