Berita

din syamsuddin

Din Syamsuddin: Pelajar Harus Jadi Pelopor Gerakan Moral

Buku Indonesia Maju dan Bermartabat; Refleksi Pemikiran Aktivis IPM Diluncurkan
KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 10:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Ikatan Pelajar  Muhammadiyah (IPM) Jakarta meluncurkan buku berjudul Indonesia Maju dan Bermartabat; Refleksi Pemikiran Aktivis IPM. Peluncuran buku ini dalam rangka meramaikan perayaan Milad Satu Abad Muhammadiyah dan menyambut muktamar ke-18 IPM.

Buku yang ditulis para aktivis IPM itu berisi tentang kegelisahan kalangan pelajar IPM terkait dinamika dan perkembangan bangsa dan negara saat ini, yang menurut mereka sangat kacau dan tidak mendukung bagi iklim perkembangan dan kemajuan, khususnya di bidang pendidikan dan kreatifitas remaja.

Acara peluncuran buku dan soft launching muktamar itu digelar di Jakarta pada Selasa kemarin. Selain dihadiri pimpinan OKP pelajar seperti dari IPNU, IPPNU, PII, dan juga anggota dan alumni IPM, serta kalangan DPR, hadir pula Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin.

Din, yang beberapa waktu lalu bersama tokoh nasional lainnya berhasil mengajukan gugatan UU Migas itu memberikan ceramah umum.

Menurut Prof. Dr. Din Syamsuddin, IPM sebagai organisasi berbasis pelajar harus menampakkan budaya pelajarnya, yakni berprestasi dan mengembangkan ilmu pengetahuan. "Ini judul buku yang sangat berat, membutuhkan ruang internalisasi, baik dalam pemikiran maupun tindakan nyata,” ujarnya.

Ia berharap agar IPM, bersama OKP kepelajaran dan kepemudaan lainnya mampu menjadi pelopor gerakan moral di kalangannya, dan menumbuhkan budaya positif, khususnya dalam upaya membangun karakter bangsa yang sehat dan berakhlak mulia.

“Ini tantangan yang harus dijawab dengan karya nyata. Kontribusi pelajar sangat penting di masa mendatang. Karena itu, persiapkan diri dengan matang agar masa depan bangsa dan negara dapat dipegang oleh orang-orang yang amanah dan berkarakter,” jelas Din.

Sementara itu, Ketua Umum PP IPM Danik Ekaningtiyas menyatakan pelajar harus dipahami berdasarkan sudut pandang pelajar, bukan orang luar yang ingin melakukan intervensi pada pelajar sesuai dengan cara pandang sendiri.

"Banyak regulasi dan kebijakan, khususnya di bidang pendidikan, yang kurang memihak pada kepentingan dan kebutuhan pelajar. Orang selalu menyalahkan adanya tawuran pelajar, padahal tidak selalu begitu. Tawuran hanya kasuistis, sementara jauh lebih banyak pelajar yang berprestasi," ujar Danik, sembari berharap ke depan pemerintah lebih lagi memberi perhatian pada regulasi pendidikan dan pelajar.

IPM akan melangsungkan muktamar ke-18 di Palembang pada 25-29 November 2012. Muktamar mengangkat tema, “Menumbuhkan Kesadaran Kritis, Mendorong Aksi Kreatif untuk Pelajar Indonesia yang Berkarakter.” [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya