Berita

razman arif nasution

Loyalis Sutiyoso: PKPI Jelas bukan Partai Gurem

KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 09:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi kalau sebuah partai ingin besar.  Pertama mampu membangun struktur organisasi yang dilengkapi dengan pengurus sampai basis terendah, yaitu kelurahan dan dusun.

"Partai harus punya visi-misi platform kepartaian yang nasionalitas-religius. Jadi tidak mengusung atas nama agama. Partai akan besar juga kalau mengusung ikon partai, apakah ketua umum atau capresnya yang layak jual. Masalah logisitik saya melihat itu hal kedua," jelas Korwil DPN Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Razman Arif Nasution kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 22/11).

Razman mengklaim, saat ini partainya memiliki semua persyaratan tersebut. Karena itulah, PKPI masuk dalam 16 partai yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi KPU dan yakin juga akan lolos verifikasi faktual sehingga bisa menjadi peserta Pemilu 2014.

"PKPI ini lolos berkat semangat para kader di bawah bersama ketua umumnya, Bang Yos," ujarnya merujuk kepada Sutiyoso, yang merupakan ketua  umum sekaligus ikon PKPI.

Karena sudah lolos verifikasi, Razman tidak setuju partainya dan juga partai lainnya disebut partai kecil. Sebab, siapa partai kecil dan partai besar, sudah dibuktikan lewat verifikasi administrasi.

"Verifikasi administrasi oleh KPU 18 partai politik gagal. Jadi yang 16 ini bukan partai kecil lagi. Jadi saya membantah PKPI atau partai manapun yang 16 ini disebut partai gurem. Inilah partai besar. Partai yang siap bertarung. Karena kami yakin verifikasi faktual, itu PKPI ada di dalamnya," tandasnya. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya