Berita

Khalil al-Jabari/ist

Dunia

Operasi Pilar Pertahanan Menjadi Pembuka Jalan ke Neraka

KAMIS, 15 NOVEMBER 2012 | 07:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Israel menggunakan istilah Operasi Pilar Pertahanan untuk menyebut serangan selama delapan jam yang dilancarkan ke pemukiman warga sipil di Jalur Gaza, Palestina. Sementara para pejuang Palestina menyebut serangan itu sebagai pembuka jalan ke neraka.

Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan setidaknya delapan orang tewas dalam serangan itu termasuk pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Ahmed Said Khalil al-Jabari dan anaknya. Menurut data yang diperoleh CNN dua gadis kecil ikut menjadi korban dalam serangan itu. Sementara 84 warga mengalami luka-luka, dan sepuluh di antaranya dalam keadaan sangat kritis.

Adapun Menteri Kesehatan Palestina, Mufid al Mukhalalati mengatakan korban tewas sebanyak tujuh orang.

Pihak Israel mengatakan, serangan yang mereka lancarkan sehari sebelum perayaan Tahun Baru Hijriyah 1434 bagi umat Muslim itu adalah balasan atas serangan Palestina sejak Sabtu pekan lalu. Menurut Angkatan Bersenjata Israel, pihaknya berhasil menggagalkan 17 roket yang ditembakkan ke arah Israel.

Jurubicara Hamas, Osama Hamdan, seperti dikutip CNN mengatakan, justru pihaknya lah yang melindungi diri dari serangan Israel yang mencaplok tanah mereka.

"Saya kira pihak yang mendeklarasikan perang adalah Israel, dan warga Palestina dalam posisi mempertahankan diri dan tidak lebih dari itu.

Serangan yang menghantam Gaza ditembakkan dari kapal perang Israel yang berlabuh di Laut Mediterania.

Israel mengklaim serangan yang mereka lancarkan menjadikan instalasi Hamas sebagai sasaran. Namun faktanya, serangan itu juga mnewaskan masyarakat sipil dan menghancurkan fasilitas umum. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya