Berita

Yandri Susanto

Bulatkan Tekad Dukung HR dan PAN 2 Digit, BM PAN Gelar Rakernas

KAMIS, 08 NOVEMBER 2012 | 07:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Barisan Muda (BM) Penegak Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta pada Minggu-Selasa (11-13/11) mendatang. Rakernas ini digelar setelah semua pimpinan wilayah BM PAN di Indonesia menyelenggarakan musyawarah wilayah (muswil) atau pergantian pengurus.

"Dari Papua sampai Aceh, tidak sampai satu tahun masa kepengurusan saya, semuanya sudah menggelar muswil. Terakhir itu Sumsel bulan September lalu. Semua berjalan mulus. Ada yang persaingan ketat, tapi semua alhamdulillah tidak ada yang menimbulkan persoalan, semua rapi, konpak," ujar Ketua Umum BM PAN Yandri Susanto kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 8/11).

Karena itu, setelah semuanya selesai menggelar muswil, DPP BM PAN menggelar Rakernas untuk melakukan konsolidasi dan mempererat silaturrahim agar para pimpinan wilayah BM PAN yang baru seluruh Indonesia saling kenal.

"Kedua kita ingin merancang bagaimana pergerakan kita untuk pemenangan Pemilu dan Pilpres 2014. Kemudian kita akan membuat beberapa rekomendasi. Di antara rekomendasi itu, kita akan mendukung penuh Hatta Rajasa menjadi presiden pada 2014 dan PAN di atas 10 persen," sambung anggota DPR dari Fraksi PAN ini.

Karena itulah, sambung Yandri, Rakernas I PAN ini mengangkat tema "Optimalisasi Struktur BM PAN untuk PAN 2 Digit dan HR for Presiden".

"Tema itu betul, jadi ibarat perang, kita jangan perang udara, kita perlu pasukan darat, seperti infrantri. Jadi kalau BM PAN ini strukturnya dari pimpinan pusat sampai ranting, desa dimaksimalkan, itu akan sangat dahysat. Sudah kita hitung, pengurusnya saja sampai 2.000.349 orang. Itu baru pengurus," jelasnya.

Angka itu muncul, tambah Yandri, karena dia punya kebijakan pengurus DPP BM PAN harus sebanyak 300 orang; pengurus provinsi 150 orang. "Kalau tidak sampai 150, tidak saya sahkan. Kemudian perempuan harus 30 persen. Sementara untuk kabupaten/kota 100 orang, kecamatan 75 orang, dan desa 50 orang," ungkap Yandri.

Jumlah itu belum termasuk saudara-saudara atau teman para pengurus underbouw PAN tersebut.

"Kalau itu terjadi, BM PAN bisa menyumbangkan minimal 5 juta suara. Makanya tema itu optimalisasi struktur. Kita nggak mau mengklaim suara BM PAN sekian atau sekian. Kita dari struktur ketahuan kok sekarang," ungkap Yandri, yang saat dihubungi sedang berada di Lampung dalam rangka kunjungan kerja.

Sebagai tambahan, Yandri menjelaskan, Rakernas I BM PAN ini akan dihadiri oleh pimpinan wilayah dari 33 provinsi di seluruh Indonesia plus pimpinan di daerah kabupaten/kota. "Diperkirakan akan dihadiri 1000 peserta. Dibuka oleh Pak Hatta Rajasa dan dihadiri oleh Pak Amien Rais dan tokoh-tokoh lain bersama pimpinan OKP-OKP," tandasnya. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya