Berita

Ahmed Zaki Iskandar/IST

PILKADA TANGERANG

Dapat Nomor Urut 2, Ahmed Zaki Iskandar Segera Sosialisasikan

SABTU, 20 OKTOBER 2012 | 22:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Proses pengambilan nomor urut pasangan calon pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tangerang telah dilakukan oleh empat pasangan calon digelar KPU Kabupaten Tangerang di Imperial Aryaduta, Karawaci, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/10).

Pasangan Ahmed Zaki Iskandar dan Hermansyah yang didukung Golkar, Hanura, Gerindra, PKS , PKB, PBR dan PBB mendapat nomor 2.

A. Zaki Iskandar yang juga anggota DPR RI Komisi I ini merasa bersyukur mendapatkan nomor urut 2. Menurutnya semua nomor itu baik. Siapapun sepakat, nomor urut tidak memengaruhi dukungan masyarakat terhadap pilihannya. "Bagi saya yang penting bukan nomor urutnya tapi semangat dan niat yang tulus untuk membangun Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Zaki menilai mendapat nomor urut 2 merupakan keberkahan tersendiri. Pasalnya, dirinya merupakan kandidat terakhir yang mengambil nomor urut. "Insya Allah, ini merupakan amanah untuk membangun Kabupaten Tangerang lebih maju lagi," kata Zaki. Menurut Zaki, nomor urut dua ini akan segera disosialisasikan. Seluruh jajaran partai pendukung, tim sukses serta massa pendukung akan diinformasikan juga tentang hal yang sama. Dilihat dari hasil survei dan antusiasme pendukungnya, Zaki yakin akan mampu meraih suara terbanyak dalam Pemilikada Kabupaten Tangerang, 9 Desember mendatang.

Setelah Zaki, pasangan yang didukung PPP, PPNUI dan PKPB, Aden Abdul Khaliq (Ketua KNPI Provinsi Banten) dengan Suryana mendapat nomor 3. Selanjutnya nomor urut 4 adalah Ahmad Suwandhi (adik Wali Kota Tangerang Wahidin Halim) yang berpasangan dengan Muhlis (anggota DPRD Kabupaten Tangerang) didukung PDI Perjuangan dan PAN. Sementara M Aufar Sadat Hutapea yang menjadi cawabup berpasangan dengan Ahmad Subadri (anggota DPD RI) mendapat nomor urut 1.

Pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Tangerang akan digelar pada 9 Desember. [zul]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya