Berita

jero wacik/ist

Menteri Jero Wacik Tuding Petisi Blok Mahakam sebagai Orang Kanan yang Tak Suka Pemerintah

JUMAT, 12 OKTOBER 2012 | 11:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Secara tidak langsung, Menteri Jero Wacik sepertinya merasa terganggu dengan Petisi Blok Mahakam yang menggelar diskusi di ruang GBHN, gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu lalu (10/1).

Jero Wacik pun menuding Petisi Blok Mahakam yang menghendaki agar pemerintah tidak lagi menyerahkan pengelolaan Blok Mahakam kepada perusahaan asing, dalam hal ini perusahaan Total milik Perancis dan Inpex milik Jepang, sebagai kelompok yang selama ini ini tidak suka dengan pemerintah.

"Orang-orang kanan semua itu," kata Jero Wacik kepada Rakyat Merdeka Online di gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Kamis malam (11/10).


Tidak jelas apa yang dimaksud dengan "orang-orang kanan" yang disebut Jero. Jero pun tidak menjelaskan apa maksudnya. Namun selama ini, pengertian "orang kanan" berbeda-beda di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, "orang kanan" identik dengan kaum fundamentalis agama, atau bisa juga terkait dengan kaum ekstrimis.

Sementara di beberapa belahan dunia lain, "orang kanan" bisa dimasukan ke dalam kelompok agamis, yang berbeda dengan "orang kiri" yang masuk dalam kategori komunis radikal atau sebagai lawan dari kelompok kiri konservatif. Ada juga pengertian "orang kanan" sebagai kelompok kanan konservatif, yang berbeda dengan dengan kiri liberal.

Sekali lagi, Jero tak merinci apa yang dia maksud sebagai orang kanan itu. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya