Berita

jero wacik/ist

BLOK MAHAKAM

Menteri Jero Wacik: Saya Bukan Nasionalis Emosional!

JUMAT, 12 OKTOBER 2012 | 10:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri ESDM Jero Wacik menampik bila ia disebut kurang nasionalis terkait pengelolaan Blok Mahakam, yang kemungkinan besar akan kembali diserahkan kepada perusahaan asing daripada dikelola oleh Pertamina.

"Saya bukan nasionalis emosional. Kita harus rasional," kata Jero Wacik kepada Rakyat Merdeka Online di gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Kamis malam (11/10).

Soal pengelolaan Blok Mahakam, Jero memastikan pemerintah telah bergitung secara rasional sebelum memutuskan pengelolaan Blok Mahakam kembali diserahkan kepada perusahaan Total milik Perancis maupun Persuahaan Inpex milik Jepang. Dalam mengkalkulasi ini, pemerintah juga mengajak dan melibatkan Pertamina.


Jero Wacik pun membantah bila Pertamina menyanggupi mau mengelola Blok Mahakam.

"Itu yang salah. Siapa yang bilang menyanggupi? Kalau Kamu tanya sanggup, ngomong aja sanggup, tapi belum tentu bisa," ungkap Jero Wacik.

"Sekarang semua dikelola asing, banyak. Gak apa-apa, yang penting bagian Indonesia banyak. Jangan punya pikiran, bahwa yang namanya nasionalisme itu harus semua dikuasai, dimiliki dan dikerjakan negara. Tidak. Kan kita bisa orang asing mengerjakannya, tapi kita dapat hasilnya. Gitu," demikian Jero Wacik. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya