Berita

dikdik mulyana/ist

Nusantara

Dikdik-Thoyib Berat Menang Pilgub Jabar

KAMIS, 11 OKTOBER 2012 | 19:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Peluang calon independent dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat masih kalah dari calon yang diusung oleh partai Politik.

"Bicara peluang, calon perseorangan sangatlah berat. Bayangkan saja, bagaimana caranya meyakinkan 33 juta pemilih yang tersebar di 26 kabupaten/kota," ujar pengamat politik dari Universitas Katolik Parahyangan, Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (11/10).

Dari empat pasang calon independen pada Pilgub Jabar 2013, hanya satu pasangan yang berhasil lolos verifikasi administrasi. Yakni pasangan Dikdik Mulyana Arief Mansur-Cecep S Toyib (Dikdik-Toyib). Sementara pasangan Dedeng Yusuf Maolani-Maman Daning (Damang), Daday Hudaya-Deddy Dores (D2), dan Endang Ilyas-Mahmud Zaki Fuad dinyatakan tak lolos.


Menurut Asep, luasnya wilayah sebaran pemilih di Jawa Barat tidak akan mampu disentuh seluruhnya oleh pasangan Dikdik-Toyib. Belum lagi, figur Dikdik yang saat ini menjabat Kapolda Sumatera Selatan, sementara Cecep yang mantan Sekda Indramayu tak cukup populer.

"Pasangan ini belum terlalu meyakinkan. Jangankan elektabilitas, popularitas saja masih bermasalah," katanya.

Sementara katanya, selain punya jaringan hingga ke pelosok-pelosok desa, partai politik juga mengusung calon-calon yang memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi. Antara lain Dede Yusuf yang disusung Partai Demokrat dan Ahamad Heryawan yang disusung PKS.

"Lawan mereka adalah mesin partai, uang, dan figur yang populer. Lawannya mereka juga incumbent," tandasnya.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya