Berita

Politik

90 Persen Pertumbuhan Ekonomi Masih Ada di Sumatera dan Jawa

KAMIS, 11 OKTOBER 2012 | 15:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Otonomi yang digembor-gemborkan pada masa reformasi sama saja hasilnya seperti yang terjadi pada era Orde Baru. Yang berubah hanya pada sistem pemilu saja. Sementara sistem perekonomian masih tersentralisasi.

Hal itu diungkapkan, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, dalam membuka acara seminar Nasional DPR RI "Dana Bagi Hasil yang Adil Bagi Daerah" di Gedung Nusantara V MPR/DPRGDPD Senayan, Jakarta, Kamis (11/10).

"Hampir 90 persen ekonomi masih berkutat di pulau Sumatra dan Jawa. Sedangkan wilayah timur, hanya mendapatkan 10 persen saja," ungkap Senator asal Sumbar ini.


Untuk itu kata dia, DPD terus mendorong dan memperjuangkan revisi Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

"Daerah hanya mendapatkan sekian persen walaupun merupakan daerah penghasilnya," ujarnya.

Dia menyayangkan masih berlangsungnya, pemerintah pusat mengambil keuntungan dari pengerukan sumber daya alam, sektor minyak dan gas, kehutanan, pertambangan umum, pertambangan panas bumi, perikanan dan perkebunan tapi daerah bertanggung jawab dari kerusakan alamnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya