Trimedya Panjaitan
Trimedya Panjaitan
Demikian disampaikan Trimedya menanggapi putusan Mahkamah Agung membatalkan hukuman mati bagi pemilik pabrik ekstasi di Surabaya, Hengky Gunawan kemarin.
"Orang yang dihukum mati itu dari Tuhan saja. Saya termasuk yang menganut tidak setuju hukuman mati dalam kasus apapun," ujar Trimedya Pandjaitan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/10).
Menurut Ketua DPP PDIP ini, hukuman mati tidak menjamin pelaku kejahatan akan jera. Ia mencontohkan, di China yang menerapkan hukuman mati pada koroptor, koruptor masih merajalela. "Jadi hukuman mati bukan satu-satunya yang buat jera," cetusnya.
Mengenai pembatan hukuman mati bagi Hengky Gunawan menjadi hukuman penjara 15 tahun, Trimedya pun kurang setuju. "Pertanyaannya, kenapa 15 tahun? Kan bisa 20 tahun atau seumur hidup," pungkasnya. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Selasa, 07 April 2026 | 11:56
UPDATE
Rabu, 08 April 2026 | 10:17
Rabu, 08 April 2026 | 10:02
Rabu, 08 April 2026 | 10:00
Rabu, 08 April 2026 | 09:56
Rabu, 08 April 2026 | 09:54
Rabu, 08 April 2026 | 09:40
Rabu, 08 April 2026 | 09:33
Rabu, 08 April 2026 | 09:32
Rabu, 08 April 2026 | 09:21
Rabu, 08 April 2026 | 09:04