Berita

irman gusman/ist

Irman Gusman Ingatkan Peran DPD sebagai Anak Kandung Reformasi

SENIN, 01 OKTOBER 2012 | 12:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kelahiran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sebagai konsensus politik bangsa adalah untuk meluruskan kekeliruan paradigma pengelolaan negara yang tidak sejalan dengan cita-cita keadilan sosial.

Sebagai anak kandung gerakan reformasi, DPD memiliki kewajiban moral dan komitmen untuk terus mengupayakan reformasi penyelenggaraan negara dengan melakukan evaluasi kritis terhadap kondisi dan kebijakan negara di berbagai bidang.

Demikian disampaikan ketua DPD, Irman Gusman saat pidato kebangsaan sidang paripurna istimewa DPD RI dalam rangka peringatan sewindu DPD RI di Gedung Nusantara V DPD/MPR/DPR, Jakarta (Senin, 1/10).


Irman Gusman menegaskan, betapa pentingnya semangat dalam membangun sistem demokrasi, sistem ekonomi, dan hukum yang berkeadilan bagi rakyat dan seluruh daerah yang juga berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Di bidang politik, pangkal ketidakadilan bermula dari ketidakselarasan antara watak negara dengan watak bangsa. Eksistensi kebangsaan Indonesia yang ditandai oleh keragaman sosiologis, demografis, dan kultural cenderung dinafikan dan dilemahkan oleh watak penyelenggaraab negara yang sentralistik.

"Dampak buruk dari model penyelenggaraan negara seperti ini adalah sistem representasi politik yang elitis, oligarkis dan top-down, yang melemahkan potensi dan artikulasi politik rakyat di tingkat akar rumput serta menimbulkan ketimpangan dalam pola relasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta antar daerah," ungkapnya

Fenomena politik seperti itu pada akhirnya, kata Irman, akan menimbulkan ketidakpercayaan rakyat pada partai politik yang dinilai lebih melayani kepentingan segelintir elit politik daripada kepentingan rakyat secara keseluruhan.

"Partai politik sebagai saluran demokrasi tak pelak mengalami krisis kewibawaan. Padahal sebenarnya, kita berharap partai politik dapat memperkuat sistem demokrasi, keadilan sosial, hukum, ekonomi yang sesuai dengan cita-cita Pancasila dan UUD 1945," bebernya

Oleh karena itu, Irman menegaskan bahwa DPD RI memiliki tanggung jawab politik untuk ikut serta memperbaiki kualitas kehidupan politik kebangsaan. Salah satu filosofi penting kelahiran DPD RI adalah untuk menciptakan prinsip dan nilai keadilan berbasis kepentingan bangsa dalam proses pengambilan kebijakan negara dalam rangka penyeimbangan terhadap kecenderungan sentralisasi dan homogenisasi kekuasaan yang berjalan dengan tuntutan otonomisasi dan desentralisasi.

"Untuk itu, pada hari ulang tahun DPD hari ini kami ingin mempertegas komitmen sebagai lembaga perwakilan daerah untuk memperjuangkan kepentingan daerah demi kemakmuran bangsa Indonesia secara keseluruhan," jelasnya.

Sesudah paripurna, acara dilanjutkan dengan pameran foto jurnalistik di depan gedung nusantara V. Dalam acara ini dihadiri Ketua DPR RI Marzuki Alie, Sekjen DPR Nining Indra Saleh, Wakil Ketua MPR Melani Suharli Leimina, Lukman Hakim Syarifudin, dan seluruh anggota DPD RI. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya