Berita

ilustrasi

Pengamat: Kebakaran Jakarta Kalaupun Dibuat Pasti oleh Pasukan Terlatih

KAMIS, 23 AGUSTUS 2012 | 22:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kebakaran yang terjadi di Jakarta dikait-kaitkan dengan situasi politik jelang pemilihan gubernur putaran ke dua, 20 Sepetember mendatang. Kubu Joko Widodo-Basuki T Purnama menuduh itu dilakukan oleh orang-orang incumbent. Tuduhan itu dinilai sebagai bentuk fitnah yang sangat keji.

Pengamat Perkotaan, Sugiyanto, mengatakan isu itu tidak benar sama sekali. Bahkan isu kebakaran dilakukan oleh tim Foke merupakan fitnah kejam.  

"Foke memang mengalami fitnah mulai dari putaran pertama, sampai masuk putaran kedua ini. Padahal fitnah-fitnahnya tidak terbukti," kata Sugiyanto saat dihubungi Kamis (23/8).


SGY, biasa dipanggil, mengatakan, setiap momen yang terjadi selalu di black campaign oleh tim Jokowi. Saat ini mereka mengunakan masalah kebakaran. Padahal, katanya, kebakaran akibat human eror, karena memang banyak yang pulang kampung.

"Kebakaran itu kan terjadi hampir setiap tahun, penyebabnya beragam, mulai dari korselting listrik sampai lilin. Jadi kalau ada yang bilang itu disengaja, fitnah yang sangat keji, apalagi sampai diarahkan ke Fauzi Bowo," tegasnya.

Kalaupun isu itu ada, SGY menilai itu dilakukan oleh orang-orang terlatih. Bisa jadi itu merupakan sebuah awal untuk mencoba menjadikan Jakarta seperti tragedi 1998 yang sampai sekarang belum terkuak pelakunya.

"Masyarakat perlu wasapda dan cerdas dalam mengamati isu, bisa jadi itu dilakukan oleh pasukan terlatih. Terlihat ada sekenario adu domba antara pribumi dan non pribumi," tandas dia.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya