Berita

alex noerdin/ist

Rampungkan E-KTP Pertama Kali, Sumsel Dipuji Mendagri

SENIN, 16 APRIL 2012 | 20:32 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), sekaligus Kota Palembang sebagai ibukotanya, dinilai sebagai provinsi dan kota besar pertama di Indonesia yang berhasil merampungkan perekaman KTP elektronik (E-KTP), sebelum batas waktu yang diberikan Kementerian dalam negeri (Kemendagri), akhir April nanti.

Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, ini artinya provinsi Sumsel memiliki komitmen yang luar biasa untuk mensukseskan program nasional, dalam hal ini penyelesaian E-KTP, yang menelan anggaran cukup besar mencapai Rp5,8 triliun. Anggaran tersebut, tak mudah mendapatkan persetujuan dari DPR, membutuhkan proses kurang lebih lima tahun, dan bila gagal itu merupakan kegagalan yang dilakukan secara bersama-sama dari tingkat pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan.

“Tapi di Sumsel tidak, provinsi ini justru bersama-sama atau bersekongkol mensukses program E-KTP ini,” kata Gamawan Fauzi, saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka pemberian penghargaan penyelesaian penerapan E-KTP di Griya Agung, Palembang, Senin (16/4).


Gamawan Fauzi memastikan, dengan segera diterapkannya pemberlakukan E-KTP bagi masyarakat ini, tak akan ada lagi data kependudukan ganda. Selama proses perekaman E-KTP yang dimulai pertengahan 2011 silam ini saja, menurut dia, Kemendagri telah menemukan sekitar 7 juta data ganda, dan 90.000 orang yang mencoba untuk membuat identitas kependudukan ganda.

Karena itu, selain memberikan apresiasi yang luar biasa, dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluurh jajaran pemerintah provinsi Sumsel dan kabupaten/kota di Sumsel, Gamawan Fauzi juga meminta, kepada pemerintah daerah di Sumsel untuk terus melakukan up-grade data kependudukan, hingga target penyelesaian E-KTP sebanyak 67 juta jiwa pada akhir April ini, dan target 172 juta jiwa penduduk hingga akhir 2012 ini, dapat tercapai.

“Saat ini sudah terselesaikan proses perekaman E-KTP hingga 60 juta jiwa di Indonesia, masih tersisa 7 juta jiwa lagi, dan waktu tersisa tinggal 15 hari,” imbuh Mendagri.

Karenanya, Palembang sebagai salah satu kota besar pertama, dan Sumsel selaku provinsi pertama yang menyelesaikan 100% proses perekaman E-KTP ini, dari lima provinsi di Indonesia, yang telah memulai program e-KTP sejak tahun 2011, dan harus menyelesaikannya di akhir April 2012 ini, Gamawan mengharapkan, dapat diikuti seluruh provinsi lainnya di Indonesia, meski sebagaian besarnya juga baru memulai program perekaman E-KTP pada awal 2012.

“Dari 5 itu, baru Sumsel yang selesai, kemungkinan besar disusul provinsi Bangka Belitung,” pungkas Gamawan lagi.

Selain Gamawan Fauzi dan sejumlah staf pada Kemendagri, pada acara kemarin, tampak pula hadir rombongan Komisi II DPR yang juga melakukan kunjungan kerja ke Sumsel, dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR, Gandjar Pranowo.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menambahkan, Sumsel yang terdiri dari 15 kabupaten/kota, dengan luas wilayah 91.774,99 Kilometer (Km) persegi dengan jumlah penduduk 8.492.429 jiwa, dinilai berhasil melaksanakan program perekaman E-KTP, sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah pusat sebanyak 4.088.367 jiwa.

“Maka dari itu kami bersyukur dengan melalui perjuangan yang panjang telah berhasil melaksanakan amanat Undang Undang No 23/2006 tentang administrasi kependudukan,” kata Alex Noerdin.

Alex Noerdin, menyebutkan pelaksanaan perekaman E-KTP di 15 Kabupaten/kota se Sumsel, yang telah dilaksanakan sejak Oktober 2011 silam, jika dikaitkan dengan jumlah penduduk dan wajib KTP yang ada, serta kondisi geografis tempat pereakaman E-KTP di ibu kota kecamatan di Sumsel, pada dasarnya relatif  cukup jauh dari pemukiman penduduk.

Ini merupakan tantangan berat bagi petugas di daerah untuk mencapai target dalam penyelesaian perekaman E-KTP terhadap wajib KTP di Sumsel. Tapi, Alex menambahkan, karena kemauan yang keras dari para petugas, program ini akhirnya berhasil dilaksanakan tanpa ada hambatan sedikitpun.

“Maka dari itu saya selaku Gubernur Sumsel mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati/Walikota se Sumsel, Kepala Dinas kependudukan dan pencatatan sipil, para camat se Sumsel serta petugas terdepan dalam mensukseskan program strategis nasional ini, “ tukas Alex. [arp]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya