Berita

syarif hasan/ist

Syarif Hasan: Jumlah Koperasi dan UMKM Terus Meningkat

KAMIS, 22 DESEMBER 2011 | 15:40 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Jumlah koperasi pada September 2011 meningkat sebanyak 5,7 persen, dari 177.482 unit pada tahun 2010 menjadi  187.598 unit pada September 2011. Jumlah anggota koperasi aktif pun meningkat 0,96 persen, dari 30.461.121 orang pada tahun 2010 menjadi  30.752.658 orang pada September 2011.

Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarif Hasan saat menyampaikan laporan pelaksanaan program tahun 2011 dan rencana program tahun 2012 di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Kamis, 22/12).

"Perkembangan ini berdampak positif bagi peningkatan penyerapan tenaga kerja sebesar 4,99 persen, dari  358.768 tenaga kerja pada tahun 2010 menjadi  376.680 tenaga kerja pada September 2011," kata Syarif.


Sementara jumlah UMKM, lanjut Syarif, diprediksi sebanyak 55.206.444 unit dengan jumlah Usaha Mikro sebanyak  54.559.969 unit, Usaha Kecil sebanyak 602.195 unit dan Usaha Menengah 44.280 unit serta Usaha Besar sebanyak 4.952 unit. Jumlah UMKM ini meningkat sebesar 2,02 persen dari 53.823.732 unit pada tahun 2011. Sementara diprediksikan jumlah penyerapan tenaga kerja UMKM sebanyak 101.722.458 orang atau  meningkat 3,55 persen dari sebanyak 99.401.775 orang pada tahun 2010.

Sejalan dengan rencana strategis Kementerian Koperasi dan UKM 2011-2014, masih kata Syarif, maka pemberdayaan Koperasi dan UKM diarahkan pada peningkatan iklim usaha yang kondusif bagi Koperasi dan UMKM, peningkatan akses pada sumberdaya produktif, Pengembangan produk dan pemasaran KUMKM, peningkatan daya saing SDM KUMKM, dan penguatan kelembagaan Koperasi. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya