Berita

bambang soesatyo/ist

Andi Arief: Jangan-Jangan Bambang Soesatyo Jubir Buronan Century

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 | 12:27 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Ternyata benar. Megaskandal dana talangan untuk Bank Century senilai Rp 6,7 triliun belum tuntas. Buktinya, hingga kini, selain ada yang berusaha agar kasus tersebut tetap menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ada juga yang seakan menjadi jurubicara dua mantan pemilik bank bodong itu yang kini buron, Hesyam Al Waraq dan Rafat Ali Rizvi.

Kecurigaan ini disampaikan Staf Khusus Presiden, Andi Arief, menyikapi manuver anggota DPR dari partai Golkar di DPR, Bambang Soesatyo. Bambang adalah salah seorang inisiator pembentuk Pansus Centurygate. Ia kini menjadi anggota Tim Pengawas Centurygate yang dibentuk DPR untuk mengontrol pengusutan skandal ini di ranah hukum.

Belakangan, Bambang menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia kalah dalam sengketa arbitrase di forum ICSID (International Centre for the Settlement of Investment Disputed) melawan Rafat Ali Rizvi.

“Bagaimana mungkin Bambang Soesatyo mengatakan pemerintah Indonesia kalah dan keputusan pengadilan Arbitrase Internasional itu mewajibkan pemerintah RI membayar Rp 4 triliun kepada Rafat,” ujar Andi Arief, Jumat siang (11/11).

Mantan aktivis 1998 ini mempertanyakan motif Bambang Soesatyo ketika melempar isu menyesatkan itu secara besar-besaran kepada publik. ICSID sendiri, sambungnya, belum menggelar persidangan yang teregistrasi dengan nomor Kasus ARB/11/13 pada nomor urut 118.

"Jangan-jangan dia berperan sebagai juru bicaranya terpidana yang buron itu,” demikian Andi. [guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya