Berita

shepard supit/ist

Shepard Supit: Bersihkan Istana dari Anasir Roh Jahat

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2011 | 12:47 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Ketua Himpunan Gereja Indonesia (Hagai)Pendeta Alma Shepard Supit punya pandangan yang sama dengan sejumlah tokoh kritis mengenai kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia belakangan ini.


Menurut aktivis Tim Partisipasi Penanggulangan Kemiskinan ini, ketika berbicara dalam diskusi bertema  Pemimpin Berkarakter Kuat untuk Indonesia Kuat, di Pluit, Jakarta Utara, Sabtu malam (10/9), kondisi Indonesia kini sudah benar-benar memprihatinkan dan di ambang kehancuran. Di mata dunia, Indonesia dikenal sebagai juara korupsi. Di dalam negeri, rakyat hidup sengsara karena harga berbagai kebutuhan pokok sangat mahal.


"Negeri ini hampir biadab. Pejabatnya tidak punya malu. Di Belanda, kalau harga roti naik sedikit, menterinya mengundurkan diri. Tapi di Indonesia, sudah banyak rakyat yang mati kelaparan, para pejabatnya tetap saja tidak punya malu, malah sibuk dengan politik pencitraan," ujar Shepard.


Shepard mengajak rakyat Indonesia bangkit untuk melakukan perubahan dengan damai tanpa ada korban. Dia juga mengajak rakyat berpuasa dan berdoa bersama.



"Mari kita berdoa dan berpuasa untuk membersihkan istana dari anasir-anasir roh jahat. Hal inilah yang dilakukan Nehemia ketika melihat tembok Jerusalem runtuh. Beliau bersedih serta mengajak seluruh rakyat berpuasa dan berdoa. Mari kita ubah kondisi ini tanpa kekerasan,” masih kata Shepard.

“Jangan mau terus-menerus  hidup dengan kejahatan di sekitar kita. Kita rindu berkontribusi untuk perubahan dengan perbuatan. Mari berbuat, bukan hanya bicara," tambahnya lagi. [guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya