Berita

Ketua Nasdem: Semoga Timor Leste Tak Terjebak Budaya Korupsi seperti Indonesia

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2011 | 19:19 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Nasional Demokrat yang didirikan dan dipimpin Surya Paloh juga menghadiri Kongres Nasional III Fretilin, partai paling besar di negeri tetangga Timor Leste.

Ketua Nasdem Zulfan Lindan hadir di hari kedua pelaksanaan Kongres di Dili Convention Center, Dili, Timor Leste, Jumat siang (9/9). Seperti Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie sehari sebelumnya, Zulfan Lindan yang pernah menjadi anggota DPR dari PDI Perjuangan itu pun diberi kesempatan menyampaikan sambutan i hadapan anggota Kongres dan ratusan peninjau dari luar negeri.

“Pada prinsipnya perjuangan rakyat Timor Leste dan partai Fretelin sama dengan semangat perjuangan rakyat Indonesia,” ujar Zulfan antara lain.

“Meskipun sudah merdeka 66 tahun namun sebagian rakyat Indonesia masih terjebak dalam kemiskinan,” sambungnya.



Hal lain yang disoroti Zulfan Lindan dalam sambutannya adalah tentang budaya korupsi yang merusak Indonesia dan menciptakan jurang kemiskinan yang begitu luas dan  dalam.

“Kami berharap Timor Leste tidak hidup dalam budaya korupsi  seperti yang dialami Indonesia,” ujar  dia lagi.

Sejauh ini, setidaknya enam menteri Timor Leste tengah diperiksa Komisi Anti Korupsi (KAK) negara itu karena diduga terlibat dalam kasus korupsi di kementerian masing-masing. Menteri Perindustrian Timor Leste bahkan dikabarkan telah dicegah agar tidak melarikan diri ke luar negeri.

Dalam pidato setelah dilantik kemarin (Kamis, 9/9), Sekjen Fretilin Mari Alkatiri menyindir Perdana Menteri Xanana Gusmao yang mengakui bahwa sementara pembantunya di kabinet terlibat dalam korupsi.

Menurut Alkatiri, pengakuan itu belum cukup. Xanana yang dikenal berani harus pula berani mengambil tanggung jawab dan mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban itu. [guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya