Berita

taur matan ruak/ist

Dunia

Si Jenderal Mata Elang Itu Persiapkan Diri Ikut Pemilihan Presiden

RABU, 07 SEPTEMBER 2011 | 03:14 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Jose Maria Vasconcelos yang lebih dikenal dengan nama Taur Matan Ruak alias si Mata Elang memilih untuk meninggalkan panggung militer dan kembali ke kehidupan sipil. Ia dikabarkan tengah mempersiapkan diri untuk tampil dalam pemilihan presiden Timor Leste tahun depan.

Pengunduran diri Mayor Jenderal Taur Matan Ruak dari posisi Panglima Tentara Nasional Timor Leste (F-FDTL) telah menjadi buah bibir sejak bulan Juli lalu.

Menurut Tempo Semanal, pengunduran diri Taur Matan Ruak disampaikan secara resmi kepada Presiden Ramos Horta dan Perdana Xanana Gusmao pada hari Jumat lalu (2/9).

”Hari ini saya menginformasikan kepada Sekretaris Negara bidang Pertahanan bahwa saya telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Perdana Menteri dan Presiden,” ujar Taur dalam jumpa pers yang digelar Sabtu petang.

“Saya mengajukan pengunduran diri karena saya telah bertugas di tubuh Angkatan Bersenjata selama beberapa dekade. Saya kira, kini adalah saatnya bagi saya untuk kembali ke kehidupan sipil,” katanya lagi.

Taur Matan Ruak adalah salah seorang tokoh penting dalam gerakan perlawanan Timor Leste. Pada 1976-1979 ia memimpin pasukan Falintil di sektor militer timur, sebelum akhirnya menjadi komandan kompi.

Desember 1978 ia menggantikan komandan pasukan perlawanan, Nicolau Lobato, yang tewas dalam sebuah pertempuran. Pada Maret 1979 ia sempat tertangkap pasukan TNI, namun berhasil melarikan diri dan bergabung kembali dengan Falintil.

Tahun 1981 Taur Matan Ruak menjadi Asisten Kepala Staf Falintil yang bertanggung jawab di wilayah timur dan tengah.

Ketika Xanana Gusmao tertangkap di tahun 1992, Taur Matan Ruak dipromosikan menjadi Kepala Staf. Ia menjadi Panglima Falintil pada tahun 1998, menggantikan Konis Santana yang tewas di bulan Maret.

Di bulan Agustus 2000, setelah Xanana mengundurkan diri dari Falintil, Taur Matan Ruak ditunjuk sebagai Panglima Falintil. Pangkat Mayor Jenderal diraihnya pada tahun 2009.

Belum diperoleh informasi apakah setelah pengunduran diri ini, Wakil Panglima Brigjen Lere Anan Timor akan menggantikan posisi Taur.

Tempo Semanal menyebutkan, Taur Matan Ruak akan menjadi penantang serius bagi sejumlah nama yang selama ini telah disebut-sebut akan ikut dalam pemilihan presiden mendatang. Sejumlah kandidat calon presiden itu adalah Fransisco “Lu Olo” Guterres dari Fretilin, Ketua Parlemen Nasional Fernando Lasama, Deputi Perdana Menteri Jose Luis Guterres dan sang incumbent Ramos Horta. [guh]


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya