Berita

andre carson/ist

Dunia

Isu Rasisme Kembali Panaskan Kongres AS

RABU, 31 AGUSTUS 2011 | 18:06 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Suhu politik di Kongres AS kembali memanas. Isu rasisme kembali muncul ke permukaan. Kali ini gesekan politik terjadi antara kubu Tea Party dan Kaukus Hitam di Kongres AS atau Congressional Black Caucus (CBC).   Anggota Kongres AS yang tergabung dalam CBC mengecam sikap anggota Kongres yang berafiliasi dengan Tea Party.

Menurut CBC, Tea Party mengganggu perekonomian kelompok kulit hitam, dan ingin melihat kelompok kulit hitam menggantung di pohon.

Adalah anggota DPR dari Partai Demokrat Andre Carson yang menyampaikan hal itu ketika berbicara dalam pertemuan yang digelar CBC dalam tur lapangan pekerjaan di Miami, Florida.Menurut Carson, Tea Party secara aktif mengambil berbagai langkah untuk menekan komunitas kulit hitam dan kelompok masyarakat pinggiran lainnya.

“Beberapa dari anggota Kongres saat ini ingin sekali melihat kita menjadi warganegara kelas dua,” ujarnya.

Rekaman pernyataan Carson itu awalnya muncul dalam program televisi The Blaze yang diasuh Glenn Beck. Ketika dikonfrimasi ulang oleh Huffington Post, Carson tidak membantah.

Jason Tomcsi, yang merupakan jurubicara Carson, mengatakan Tea Party melindungi jutawan yang berafiliasi dengan mereka, dan perusahaan minyak teman mereka, sementara di saat bersamaan mengkritisi pelayanan yang ditujukan untuk kelompok masyarakat Afro-Amerika dan keturunan Amerika Latin serta kelompok minoritas lain yang kurang beruntung.

“Jadi, benar, Congressman Carson menggunakan bahasa yang keras karena agenda politik kelompok Tea Party mengganggu kelompok masyarakat kita yang sangat rentan dan meninggalkan mereka tanpa kemampuan untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka,” demikian Tomcsi. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya