ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
Setelah lima tahun berlalu, Tim Katastropik Purba yang dibentuk kantor Staf Khusus Presiden mempelajari kembali dengan seksama hasil riset yang dilakukan sekelompok peneliti. Dalam kertas kerja yang berjudul Perkembangan Geologi pada Kuarter Awal sampai Masa Sejarah di Dataran Yogyakarta itu, para peneliti yang terdiri dari Sri Mulyaningsih, Sampurno, Yahdi Zaim, Deny Juanda Puradimaja, Sutikno Bronto, dan Darwin Alijasa Siregar, merekam proses tektonisme yang terjadi di Yogyakarta sebelum gempa 2006.
Asisten Staf Khusus Presiden, Erick Ridzky, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin pagi (8/8) menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukan setahun setelah gempa Jogjakarta itu mencatat data sesar di sepanjang dataran gunung api yang diakibatkan pengangkatan Pegunungan Kulon Progo dan Selatan. Juga sesar minor akibat gempa tektonik yang berlangsung di kawasan itu masa lalu.
Ada empat gempa yang mempengaruhi tektonisme di kawasan tersebut yang terjadi pada 10 Juni 1867, dengan episentrum pada 8,7 LS & 110,8 BT dan berkekuatan 8-9 Modifi ed Mercalli Intensity (MMI), 27 September 1937 dengan episentrum pada 8,7 LS &108 BT dengan kekuatan 8 MMI, 23 Juli 1943 dengan episentrum pada 8,6 LS & 109,9 BT berkekuatan 8 MMI, dan 13 Maret 1981 dengan episentrum pada 8,7 LS & 110,4 BT dengan kekuatan 5,6 SR SR.
“Sesar-sesar minor juga dijumpai pada tebing galian candi. Sesar tersebut didukung pula oleh kondisi keruntuhan candi yang vertikal atau dalam bahsa Jawa disebut ambleg, seperti pada Candi Kedulan dan Plaosan Kidul,†ujar Erick.
Dasar Candi Kedulan sebelum direnovasi menunjukkan penampakan bergelombang, sedangkan pada batu-batu di lantai halaman Candi Plaosan Kidul memperlihatkan perbedaan ketinggian relief yang miring ke barat. [guh]
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
UPDATE
Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20
Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12
Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58
Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54
Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11
Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00
Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56
Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27
Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02
Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52