Berita

ilustrasi koperasi

Modal Bagus Tahun 2012, Pertumbuhan Koperasi Meningkat Signifikan

RABU, 20 JULI 2011 | 22:52 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pertumbuhan koperasi meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir. Menteri koperasi dan UKM, Syarief Hassan, menyatakan jumlah koperasi saat ini sudah mencapai 186 ribu unit.

"Dua tahun lalu, jumlah koperasi 154 ribu unit. Artinya, terjadi peningkatan lebih dari 20 persen," ujar Menteri Syarif saat membuka Cooperative Fair 2011 di Bandung (Rabu, 20/7).

Syarief menandaskan, kondisi tersebut merupakan modal bagus bagi langkah yang akan diambil pemerintah pada tahun depan. Dimana pemerintah akan melakukan revitalisasi koperasi sebagai soko guru perekonomian. Revitalisasi itu mencakup koperasi yang berstatus 'duduk-duduk', tidak aktif yang jumlah porsinya sekitar 19 persen.


Diharapkan, terjadi perubahan mindset koperasi. Tak hanya fokus pemenuhan kebutuhan dasar bagi para anggotanya, kinerja koperasi juga mampu menjadi lembaga berskala nasional.

"Kami targetkan di setiap Provinsi lahir tiga koperasi berskala nasional, bisa di bidang fashion, simpan pinjam, atau retail," jelasnya.

Berapa anggaran yang dibutuhkan untuk menunjang program tersebut, Syarif menyebut, masih dalam pembahasan APBN-P 2012. Meski demikian, ditegaskannya, pemerintah sudah berkomitmen melakukannya.

Dijelaskan Syarif, mereka berpotensi pula mendapatkan dana stimulus yang diperkirakan bisa mencapai Rp 50 juta per koperasi.

"Kreativitas pengembangan usaha diutamakan, untuk peningkatan kinerja, temasuk perlunya transformasi manajemen," demikian Syarif. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya