Berita

menteri syarif/ilustrasi

Produk UKM Harus Berkarakter

KAMIS, 14 JULI 2011 | 23:28 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pemerintah mengharapkan pameran yang dilaksanakan secara berkesinambungan bisa memperkuat karakter dan identitas produk yang dihasilkan pelaku koperasi dan usaha kecil menengah Indonesia.

Neddy Rafinaldy Halim, Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, mengatakan dengan kekuatan karakter produk tersebut, maka berbagai komoditas yang dilakukan bisa mendapat tempat di hati masyarakat.

"Artinya produk tersebut bisa bersaing di pasar global,” ujar Neddy Rafinaldy Halim pada pembukaan Smesco UKM Fesyen dan Asesoris Ekspo 2011 di Exhibition Hall SME Tower di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.


Pameran yang ketiga kalinya dilaksanakan oleh Kemenkop dan UKM,mengusung tmea Pesona Etnik Muslim Fesyen Indonesia. Produk yang ditampilkan adalah fesyen dan asesorisnya yang beraneka ragam.

Adapun fokus utamanya adalah pada pameran fesyen busana muslim. Karena pada pameran ini juga disasar para buyer atau pembeli asing, maka Neddy optimistis akan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu Negara produsen busana muslim dunia.

Pameran melibatkan sekitar 150 pelaku koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM) yang bergerak di bidang industri fesyen dan asesoris mewakili 12 provinsi. Agenda ini didukung Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Kemenkop dan UKM sebagai instansi pemberdaya KUKM juga menampilkan berbagai produk fesyen dan asesoris yang telah dikembangkan melalui program one village one product (OVOP). Di antaranya adalah industri fesyen batik dari Pacitan serta produkasesoris dari Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Pengembangan berbagai komoditas melalui program OVOP selama ini difasilitasi Kemenkop dan UKM. Ini kami lakukan dalam upaya mempromosikan keungulan produk daerah yang dikelola secara sinergis dengan melibatkan kelompok usaha sejenis," tutur Neddy.

Kepada peserta pameran diharapkan mampu memanfaatkan media pameran yang secara rutin dilakukan Kemenkop dan UKM. KUKM diharapkan tidak hanya mengejar transaksi langsung atau ritel.

"Kami menginginkan ada transaksi atau pesanan dari para buyer maupun menjalin kemitraan dengan KUKM lain sehingga akan memperkuat bargaining positition di pasar domestik maupun internasional," demikianNeddy Rafinaldy Halim. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya