Berita

din syamsuddin/ist

Din Syamsuddin: Keadilan Harus Ditegakkan

SELASA, 12 JULI 2011 | 14:40 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menyayangkan putusan terhadap Prita Mulyasari yang divonis Mahkamah Agung (MA) bersalah dalam kasus pencemaran nama baik RS Omni, Tangerang.

"Kami sangat terkejut dan prihatin atas putusan MA yang menyatakan Prita bersalah. Kasus ini mengusik rasa keadilan rakyat," kata Din saat menerima Prita di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (12/7).

Lebih lanjut Din meminta aparat penegak hukum berpikir jernih dilandasi atas kepentingan penegakan hukum dan bukan atas tendensi lain, termasuk tendensi bisnis. Untuk itu, tambah Din, pihaknya mendukung langkah-langkah yang diambil pihak Prita Mulyasari.


"Rencana mengajukan kasasi cukup bagus, dan saya sangat mendukung. Jika diperlukan, PP Muhammadiyah akan turut memberikan bantuan hukum," pungkas Din. [yan]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya