Berita

ilustrasi/ist

PPIM: Tidak Ada Mahasiswa Indonesia yang Terlibat Demonstrasi Malaysia

MINGGU, 10 JULI 2011 | 13:28 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Tim khusus yang dibentuk Persatuan Pelajar Indonesia di Malaysia (PPIM) hingga Minggu dinihari (10/7) tidak menemukan indikasi keterlibatan mahasiswa Indonesia dalam demonstrasi raksasa yang terjadi di Malaysia kemarin (Sabtu, 9/7).

Ketua Umum PPIM, Zulham Effendi, dalam keterangan yang disampaikannya kepada Rakyat Merdeka Online mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan banyak pertanyaan dari tanah air mengenai peristiwa demonstrasi besar itu.

Aksi yang dimotori tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, berakhir rusuh. Ribuan demonstran terlibat bentrokan dengan aparat keamanan. Di perkirakan tak kurang dari 1.000 demonstran ditangkap polisi. Anwar Ibrahim sendiri sempat menjadi sasaran pukulan dan mengalami luka di beberapa bagian di tubuhnya.

“Dengan ini kami beritahukan kepada masyarakat Indonesia bahwa seluruh Pelajar Indonesia yang berjumlah 14 ribu di Malaysia dalam keadaan sehat, aman dan tetap melaksanakan aktifitas akademisnya seperti biasa di tempat masing-masing,” kata Zulham sambil menegaskan bahwa tidak ada seorang pun pelajar Indonesia yang terlibat pada kegiatan tersebut.

Untuk mendapatkan informasi aktual tentang kondisi pelajar Indonesia di Malaysia, Zulham mempersilakan masyarakat Indonesia yang memiliki keluarga yang sedang bersekolah di negerir tetangga itu mengirimkan e-mail ke ppimalaysia@ymail atau mengunjungi laman PPIM di Facebook dengan alamat Media Center PPI Malaysia. Bisa juga dengan membuka website PPIM di www.ppimalaysia.org dan Tweeter @ppi_malaysia. [guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya